affiliate marketing

Kamis, 29 November 2012

Sinopsis The Great Queen Of Seon Deok Episode 15



Mi Shil melihat keseluruhan isi buku Parallel lives dan melihat bahwa buku itu ditulis dalam bahasa Yunani.
Mi Shil kaget sekaligus kagum bahwa putri itu menguasai bahasa Yunani. Mi Saeng datang dan membawa emas sebagai bayaran. Mi Saeng meminta kakaknya menemui pedagang India itu.
Mi Saeng meyakinkan Mi Shil bahwa Bo Jong akan mampu membawa Chil Suk. Mi Shil cemas dan gelisah bahwa putri kembar yang lain itu menguasai bahasa Yunani. Mi Shil menerima pedagang India itu. Deok Man kehilangan jejak mereka karena Dae Man Bo melemparkan belati ke lehernya.

Mi Shil dan Mi saeng kembali bernegosiasi. Tampaknya pedagang India itu menginginkan tambahan, mereka ingin kapal. Mi Saeng mengeluh kakaknya terlalu mengikuti keinginan mereka. Mi Shil lebih menunggu kabar tentang Chi Sook. Mi Saeng meyakinkan kakaknya bahwa Chil Sook pasti tidak akan meninggalkan Seorabeol tanpa sepengetahuan mereka.
Kemudian Mi Shil menanyakan tentang Deok Man yang tertangkap. Deok Man dibawa menghadap Mi Shil. Deok Man kaget melihat bukunya.

Deok Man benar2 kaget melihat buku Paralel Lives miliknya ada di tangan Mi Shil. Deok Man benar2 panik. Mi Shil bertanya mengapa Deok Man mengikuti mereka. Apa Deok Man disuruh Cheon Myeong mencari bunga persik Sadaham? Mi Shil membaca catatan kaki yang ditulis Deok Man : Tak sekalipun aku melakukan kebaikan tanpa keinginan untuk dipuji atau dibanggakan; menjadi berbudi bukankah itu suatu kebodohan..mengapa? apakah ini berarti setiap orang hanya akan melakukan kejahatan?
Mi Shil berkata Cheon Myeong itu berbudi dan Mi Shil itu jahat. Mi Shil berkata buku itu menulis bahwa orang yang baik, berbudi, dan naif tidak akan pernah menjadi pemimpin. Deok man masih bertanya-tanya mengenai Chil Sook dalam hatinya. Mi Shil bertanya apa Deok Man berpikir semua manusia itu berbudi seperti Cheon Myeong. Mi Shil yakin semua manusia pada dasarnya jahat.

Deok Man bertanya: Apa air itu jahat. Mi Saeng berkata air menjadi jahat kalau ia menyebabkan banjir dan menghancurkan sawah ladang dan menenggelamkan manusia. Tapi Deok Man berkata, tanpa air tidak akan ada yang tumbuh. Apa matahari itu baik? Mi Saeng berkata bahwa tanpa matahari, tidak ada yang dapat tumbuh. tapi Deok Man berkata bahwa matahari dapat menyebabkan kelaparan. Deok Man berpikir bahwa manusia itu sama menyukai air dan matahari, itu yang disebut alam. Jika air dapat dilestarikan dan dikendalikan maka air akan menyelamatkan banyak kehidupan. Begitu juga manusia yang mampu memanfaatkan kebaikan manusia lain dapat dianggap berbudi dan mampu memimpin negara. Ini adalah apa yang dipercaya Deok Man dan ia mengikuti Cheon Myeong karena hal itu, bukan karena Cheon Myeong orang baik.

Mi Shil heran dengan kecerdasan Deok Man. Ia menawarkan Deok Man agar bergabung dengannya, ia dapat membantu Deok Man. Deok Man menolaknya. Mi Shil menyuruh Deok Man diseret keluar.
Mi Saeng tidak dapat mengerti mengapa Mi Shil melepaskan Deok Man begitu saja. Mi Shil tertarik dengan Deok Man, karena Deok Man anak yang luar biasa dengan prinsip yang luar biasa, jadi Mi Shil tidak ingin melepaskan Deok Man. Mi Saeng bertanya apa Mi Shil yakin Deok Man akan kembali padanya. Mi Shil bertanya apa Mi Saeng mau taruhan, Mi Saeng mengambil taruhannya.

Deok Man pergi ke taman dan mengeluarkan ranselnya. Isi : Kalender dari dinasti Wei, gambar So Hwa, dan belati Raja Jinheung. Ibu apa yang harus kulakukan sekarang. Deok Man mengira bahwa bukunya sudah habis terbakar waktu itu. Deok man heran, apa benar Chil Sook sudah sampai di Silla. Sementara itu, Chil Sook dan So Hwa berjalan bersama. Chil Sook entah bagaimana sepertinya ia menyukai So Hwa. Chil Sook meminta So Hwa tinggal bersama dengannya di gunung dimana orang tidak akan menemukan mereka. So Hwa masih ragu.

Anggota Yonghwa tidur dan Joo Bang terjatuh, Deok Man merasa terganggu. Joo Bang kaget melihat Deok Man karena mereka seharian mencari Deok Man dimana-mana. Kim Yu Shin jiga mencari Deok Man. Dae Pung masuk dan berkata Deok Man hilang dan kaget melihatnya di barak. Deok Man bertanya siapa yang mengatakan ia hilang? Seok Bum. Mereka mendatangi Cheon Ryeong dan Seok Bum memberikan surat dari Seju Mi Shil. Mi Shil berkata bahwa ia dan Deok Man telah membicarakan hal yang menarik semalam. Deok Man harus membaca surat dari Mishil sendirian.
Deok Man membaca suratnya dan heran dengan maksud Mi Shil. Anggota Yonghwa juga menebak-nebak isi surat Mi Shil. Dari mulai Deok Man yang berjasa sampai kemungkinan Mi Shil meminta "ditemani" Deok Man karena ia melihat wajah Deok Man yang tampan.

Kim Yu Shin datang mencari Deok Man. Joo Bang berbisik bahwa Deok Man menerima surat dari Mi Shil dsb. Kim Yu Shin bertanya kemana Deok Man dan ia ingin agar Deok Man selalu menginformasikan keberadaannya pada Kim Yu Shin. Kim Yu Shin juga tanya apa yang ditemukan Deok Man, sebuah buku kata Deok Man. Kim Yu Sin bertanya tentang pertemuan Deok Man dengan Mi Shil.

Deok Man berkata Mi Saeng yang memintanya menghadap karena urusan persiapan makanan. Kim Yu Shin bertanya mengenai surat dan Deok Man berkata Mi Shil memang memberikan surat padanya tapi Deok Man berpikir itu adalah surat yang salah kirim. Kim Yu Shin menuduh Deok Man sengaja menghilangkan informasi penting dalam surat itu. Deok Man balik bertanya apa Kim Yu Shin berpikir ia seperti itu.
Yonghwa mencuri dengar pembicaraan mereka dan mendengar teriakan Kim Yu Shin. Im Jong lapor pada Kim Yong Chu bahwa Deok Man menerima surat dari Mi Shil. Im Jong merasa Mi Shil tertarik pada Deok Man. Eul Jae minta latar belakang Deok Man diselidiki.

Eul Jae tidak dapat menemukan mengenai latar belakang Deok Man, ia melapor pada putri Cheon Myeong. Cheon Myeong membela Deok Man. Eul Jae berkata satu2nya informasi yang didapatnya adalah bahwa Deok Man adalah putra seorang pedagang dan ia berasal dari Cina. Cheon Myeong bertanya apa mereka curiga bahwa Deok Man adalah mata2 Mi Shil?
Kim Yong Chu berkata, nasi kari Deok Man lah yang membuat mereka memiliki akses kepada para pedagang. Cheon Myeong meyakinkan Eul jae bahwa Deok Man benar dari Cina dan ia sangat berjasa membawa keluarga Kim Seo Hyeon ke Seorabeol. Jika Deok Man sekutu Mi Shil, ia tidak mungkin melakukan hal itu. Eul Jae berkata mungkin setelah sampai ke Seorabeol, Mi Shil mempengaruhi Deok Man.

Eul Jae meramal wajah Deok Man dan berkata bahwa Deok Man tidak akan berada dibawah kekuasaan siapapun. Ini tertulis diwajahnya dan di takdirnya. (ya iyalah..calon Ratu gitu..)
Deok Man kesal semua temannya curiga padanya. Sedangkan Mi Shil tertawa karena ia berhasil membuat pihak Cheon Myeong panik. Mi Saeng bertanya darimana Mi shil memperoleh ide itu, bukan hal yang baru kata Mi Shil. Taktik ini pernah dilakukan oleh Han Su di pertempuran Sungai Wei.

Mi Shil menemukan hal ini di buku Deok Man dan memanipulasinya. Mi Saeng melihatnya dan berkata ia tidak dapat membaca satu huruf pun. Tapi ia berkata putri ini memiliki kecerdasan melebihi Cheon Myeong dan mungkin ia dapat melawan Mi Shil. Mi Saeng berkata Raja JinPyeong menemui para pedagang untuk melakukan pembicaraan. Mi Saeng pergi. Se Jong dan Ha Jong masuk dan menanyakan apa Mi Shil menugaskan Bo Jong untuk tugas rahasia. Mi Shil mengatakan Chil Sook kembali ke Silla, Sejong kaget mendengarnya. Seol Won masuk dan berkata Bo jong memiliki info mengenai Chil Sook.

Raja menghibur pedagang dengan penampilan dari Hwarang. Deok Man mengamati Jang dari kejauhan. Ratu Maya memuji penampilan tarian dari Ma Ge Ta Guk (tari dan lagu India).
Joo Bang dan Go Do mengamati Deok Man. Al Cheon (kok aku mulai suka ma Al Cheon ya..keren juga dia) bertanya apa yang mereka amati dan Joo Bang berkata bukan apa2. Chil Sook dan So hwa pindah dari satu kapal ke kapal yang lain, saat Seok Bum dan Bo Jong menemukan mereka. Chil Sook berkata mereka salah orang. Bo jong mencoba menyerang Chil Sook dan Chil Sook reflek menahan pedangnya. Mereka menyarungkan pedang dan yakin bahwa itu Chil Sook. Chil sook tetap menolak mengaku sampai Seok Bum menodongkan belati ke leher So Hwa untuk mengancam Chil Sook.

Chil Sook bersiap untuk bertarung saat Dae Nam Bo datang dan Mi Shil tiba. Chil Sook mencoba memfokuskan matanya dan ketika mendengar suara Mi Shil ia memberi salam. Mi Shil tercekat dan berkata sudah lama sekali. So Hwa berusaha menyembunyikan diri di belakang Chil Sook.
Chil Sook minta ampun dan ingin pergi tapi dihadang Bo Jong dll. Mi Shil terisak dan ia teringat pengabdian Chil Sook padanya. Mi Shil bertanya mengenai misi yang diberikannya pada Chil sook, Chil Sook berkata So Hwa dan anak itu sudah tewas jadi Chil Sook ingin pergi. Mi Shil bertanya siapa So Hwa, ia hanya seorang wanita yang kehilangan anaknya dan Chil Sook menolongnya.Mi Shil minta Chil Sook kembali ke Seorabeol bersamanya. Chil Sook menolak, Mi Shil mengerti pendirian Chil Sook, tapi ia tetap ingin mengobati mata Chil Sook. Akhirnya Chil Sook mengikuti Mi Shil.

Mi Shil mengobati mata Chil Sook di kuil di gunung Toham dengan diam2. Saat pesta yang diadakan Raja hampir selesai, Pedagang India dan Jang Dae berbicara dalam bahasa Latin. Deok Man mencuri dengar, mereka ingin mengambil keuntungan dari kedua belah pihak, tapi Jang tidak setuju. Jang lupa masih berbahasa Latin dan minta Deok Man menyajikan teh. Deok man menyajikan teh permintaan mereka. Pedagang Harsha curiga Deok Man mengerti bahasa mereka. Mi Saeng memuji Deok Man karena bantuannya tentang nasi kari. Mi Saeng minta Deok Man mengikutinya, ia menyuruh Deok Man masuk dan ia keluar sambil tersenyum, ia tahu Deok Man diikuti.

Joo Bang tidak dapat mendengar apapun karena Mi Saeng hanya duduk dan mengelus kumisnya. Go Do lapor pada Kim Yu Shin. Mi Saeng dan Deok Man menghabiskan waktu dengan minum teh. Deok Man akhirnya keluar dan ditarik Joo Bang ia bertanya tentang pertemuannya dengan Mi Saeng. Deok Man tidak dapt mengatakan apapun.
Kim Yu Shin bertanya mengenai pertemuan Deok Man dengan Mi Saeng. Deok Man berkata tidak ada pembicaraan, sehingga Kim Yu shin berkata ia tidak dapat percaya pada Deok Man. Mi Saeng berkata bahwa kakaknya benar2 jenius.

Chil Sook dan So Hwa dibawa ke istana.Seo Ri merasa ia tidak asing dengan So Hwa hanya tidak ingat siapa dia. Chil Sook tetap waspada dengan Mi Shil. Seo Ri mengajak mereka ke jalan rahasia, Chil Sook membiarkan So Hwa lewat terlebih dahulu. So Hwa duduk dekat dengan Chil Sook. Mata Chil Sook luka permanen, tapi bagaimanapun Cheon Wyol akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengobati Chil Sook. Mi Shil juga meminta pendeta untuk mengobati So Hwa dari traumanya. Mi Shil berterima kasih atas kebaikan pendeta Cheon wyol karena ia tahu pendeta sangat sibuk.
Mi Shil memuji Chil Sook karena kesetiaannya dan dedikasinya sehingga mengorbankan nyawanya. Mi Shil menyinggung tentang hidup si kembar yang lainnya. Chil Sook berkata ia hanya berjumpa dengan anak itu sebentar saja. Mi Shil bertanya tentang buku, Chil Sook berkata itu milik anak itu dan ia tidak tahu isinya. Mi Shil bertanya tentang dayang istana dan Chil Sook berkata bahwa dayang itu sudah meninggal karena kebakaran. Mi Shil sepertinya puas dengan jawaban Chil Sook.

Chil Sook menemui So Hwa dan ia lega tak seorangpun tampaknya mengenali atau ingat dengan So Hwa. Ini sudah 20 tahun. Chil Sook berkata ia akan mencari obat untuk So Hwa. So Hwa bergumam dan berkata ia harus meninggalkan Chil Sook. Chil Sook minta So Hwa mengulangi lagi perkataannya tapi So Hwa terus berkata hal yang sama. Chil Sook senang dengan kemajuan So Hwa.
Deok Man mengunjungi Mi Shil yang membaca buku Paralel Lives dengan obsesi, ia mendengar mengenai kecerdasan si kembar yang lain dari Chil Sook dan itu mengganggunya. Mi saeng datang dengan taruhannya. Mi Saeng berkata Mi Shil sudah memenangkan taruhannya. Mi Saeng tidak pernah menang bertaruh dengan Mi Shil. Deok Man diluar. Mi Saeng memanggilnya masuk. Deok Man berkata bahwa Cheon Myeong memang memerintahkannya untuk mencari bunga persik Sadaham. Mi Saeng bertanya darimana Putri tahu, Deok Man berkata bahwa Moon Noh diperintah oleh Raja Jinheung untuk mencari sesuatu untuk Raja. Moon Noh meninggalkan petunjuk mengenai buanga persik Sadaham. Deok Man berkata dia pergi ke kuil Dan Cheon dan tidak menemukan apapun. Tapi karena surat Mi Shil, Cheon Myeong menjadi curiga dengannya. Sekarang Deok Man ditolak oleh Cheon Myeong, jadi Deok Man bertanya apa Mi Shil mau menerimanya. Deok Man berlutut memohon pada Mi Shil.

Mi Shil meminta Deok Man untuk pergi. Mi Shil berkata ia sudah tidak tertarik lagi pada Deok Man karena ia datang terlalu lama dan ia tidak akan menerima orang seperti Deok Man. Deok Man pergi setelah diperintah keluar. Mi Saeng berkata bahwa Deok Man benar2 penipu. Mi Saeng berkata bahwa Deok Man mengerti bahasa Latin dan berpura-pura kalau ia tidak mengerti.

Mi Saeng mendapat informasi itu dari Jang. Mi Shil tertarik. Mi Shil ingin tahu apa Deok Man mengerti bahasa Yunani. Deok Man keluar dari kediaman Mi Shil dan kembali untuk melihat dimana Mi Shil meminta Deok Man datang setiap malam untuk membacakan buku itu untuk Mi Shil.
Deok Man berjalan keluar dan tiba2 diculik oleh beberapa Nangdo. Ia dibawa didepan Putri dan Kim Yu Shin. Deok Man membuka penutup matanya dan melaporkan bahwa Mi Shil kena jebakan permainannya sebagai agen ganda. Cheon Myeong sadar bahwa mereka sukses dalam menekan pihak Mi Shil. Kim Yu Shin tersenyum. Kemudian Kim Yu Shin bertanya mengenai surat, Deok Man sadar ada yang mencuri dengar jadi ia mengajak Kim Yu Shin ikut bersandiwara. Deok Man berkata ia akan menjelaskan nanti. Kim Yu Shin ikut bersandiwara. Putri bertanya bagaimana Deok Man tahu rencana Mi Shil. Deok Man dapat melihat itu saat ia menyadari Mi Shil menggunakan strategi dari pertempuran di sungai Wei oleh Han Su (legenda Samkok dari Cina).

Mi shil membaca bukunya tapi Deok Man adalah penulisnya. Cheon Myeong bertanya bagaimana Deok Man tahu, Deok Man beralasan bahwa dia melihat buku itu di kamar Tuan Jang. Cheon Myeong memohon bahwa saat Deok Man bertemu Mi Shil, dia harus mencari tahu mengenai Bunga Persik Sadaham. Deok Man meyakinkan Putri. Kim Yu Shin berkata bahwa sampai semua selesai, Deok Man harus merahasiakan ini dari teman2nya di Yonghwa.
Kim Yu Shin memuji Deok Man sudah melakukan sesuatu yang bagus tapi tugas yang sebenarnya mulai dari sekarang dan dia harus hati2 dan waspada dengan sekelilingnya. Deok Man mengerti nasihat Kim Yu Shin. Kim Yu Shin heran mengapa Deok Man menangis padahal mereka hanya bersandiwara. Deok Man berkata itu hanya acting karena ia berpikir bagaimana jika Kim Yu Shin benar2 tidak percaya padanya, memikirkan hal itu tiba2 air matanya keluar. Deok Man minta Kim Yu Shin untuk tidak pernah meragukannya. Kim Yu Shin berpikir Deok Man aneh (haha..Men are from Mars and Women are from Venus, no men will actually understand women's mind). Deok Man berkata pada dirinya sendiri bahwa ada yang lebih penting baginya. Deok Man ingin tahu mengapa Mi Shil ingin ibunya dan dia mati. Kemudian mengapa bukunya ada di tangan Mi Shil. Deok Man bersumpah untuk menemukan yang sebenarnya. Dia akan mengungkapkannya pada dunia.

Seo Ri diberi laporan bahwa So Hwa hilang dari ruangannya. Chil Sook ingat So Hwa ingin pergi dan ia akan mencari So Hwa, tapi Seo Ri mencegahnya dan meminta Chil Sook tetap di tempat dan ia akan meminta pelayan untuk mencari So Hwa. Chil Sook merasa tidak enak. Dan memutuskan untuk mencari sendiri.
Deok Man heran melihat penjaga sepertinya sibuk mencari sesuatu. Deok Man berjalan pergi dan menabrak Chil Sook. Muka bertemu muka dengan Chil Sook. Meskipun Chil Sook tidak melihat dengan jelas, ia berusaha mengenali Deok Man. Deok Man teringat saat Chil Sook berusaha membunuhnya dan ibunya dalam kebakaran. Deok Man terserang panik lagi.


Sumber: http://zhenjidinastywarrior.blogspot.com/2011/07/sinopsis-great-queen-seon-deok-episode_8761.html

Sinopsis The Great Queen Of Seon Deok Episode 14



Utusan dari Cina dan rombongan pedagang memasuki istana. Deok Man mengenali Chil Sook diantara para pedagang, dan...So Hwa yang berjalan dibelakang Chil Sook.
Se Jong memperkenalkan utusan Cina itu kepada Raja dan Raja memuji dan menyambut mereka. Utusan Cina senang sekali dengan sambutan mereka.

Mi Shil berkata bahwa perdagangan dengan orang asing membuat rakyat mereka makmur. Mi Shil bertanya mereka akan berdagang apa kali ini. Utusan itu menjawab : Vernish. Utusan itu berkata mereka akan melapisi istana dengan vernish. Mi Shil heran, memang berbeda cara negara besar mengurus negrinya. Di sini kami hanya menggunakan vernish untuk melapisi ornament kecil. Tapi mereka akan melapisi istana.

Eul Jae berkata kalau satu pohon hanya dapat menghasilkan satu mangkok bahan vernish/seperti menyadap karet. Jadi pasti mereka membutuhkan dalam jumlah besar. Utusan itu membenarkan dan ia siap barter dengan barang yang berharga juga. Anda ingin barter dengan apa? Dengan salinan almanak dari Dinasti Sui. kata Eul Jae. Mi Shil terkejut mendengarnya.

Utusan itu menolaknya karena kalender Dinasti Sui adalah harta negara. Mi Shil senang karena barter gagal.
Cheon Myeong melihat para pedagang dari balkon. Deok Man melihat dari balik punggung Kim yu Shin. Kim merasa terganggu.Dia yakin bahwa salah seorang dari mereka memiliki Bunga Persik Sadaham. Putri minta Deok Man menyelidiki dengan hati2. Deok Man meminta Kim Yu Shin tidak khawatir. Kim Yu Shin selalu gelisah dengan apa pun yang ia lakukan.

Seol won mengetahui bahwa Jang Dae sudah memasuki Istana. Bo Jong mengenalinya. Seol Won meminta Bo Jong harus menyelidikinya. Jang dae memberikan uang pada Chil Sook, sepertinya Chil Sook bekerja padanya. Chil Sook memberikan bungkusan barang pada Jang Dae.

Mi Saeng meminta Bo Jong menjaga keamanan. Meminta Deok Man untuk tidak membuat kesalahan dalam menyajikan makanan. Mi Saeng meminta mereka berhati-hati mengurus setiap aturan dari setiap negara. (seperti pertemuan APEC..he..he).

Jang Dae memasuki tempat menginapnya. Mi Saeng menyambutnya dan dalam bahasa Mandarin. Deok Man mengintip dan melihat sepertinya Mi Saeng cukup akrab dengan Jang dae.

Chil Sook mengalami kesulitan penglihatan dia menabrak seseorang dan minta maaf. Chil Sook masuk dalam satu penginapan dan menemukan So Hwa belum makan. Chil Sook sangat sopan dan tampak perhatian pada So Hwa. So Hwa tampak sedikit linglung mungkin karena trauma. Ternyata setelah badai pasir, Chil Sook bangkit dan berpegangan pada sebuah tali. Chil Sook menariknya dan ternyata ia menemukan So Hwa. Chil Sook menyadarkan So hwa dengan CPR (he..he) dan So Hwa mulai sadar.
So Hwa sepertinya menderita kerusakan otak karena kekurangan oksigen sehingga ia kesulitan berbicara. Chil sook telah membawa So Hwa kemana-mana untuk berobat. So Hwa masih dapat menunjukkan jalan pada Chil sook. Chil Sook juga teringat kata2 Cartan, ia harus beristirahat kalau tidak ia akan buta.

Deok Man mengajar cara masak kari dengan menumis bumbu dengan minyak. Memasukkan jahe, bawang, jintan, kayu manis, biji adas, dan kunyit (masak..sebentar lagi bikin opor..he..he). Sam Wyol berkata bahwa kunyit rasanya sangat kuat, dia tidak mengerti mengapa pedagang itu sangat menyukainya. Deok Man berkata kunyit memiliki banyak manfaat sebagai antioksidan dan anti radang.

Deok Man masuk ke kediaman Jang Dae. Bo Jong bertanya apa yang ia inginkan. Deok Man bertanya tentang resep nasi kari.Bo Jong heran mengapa Deok Man kesini, karena disana ada orang India Harsha yang merupakan tempat asal kari. Deok Man berkata ia akan kesana. Bo jong bertanya apa Deok Man mengerti mandarin ? Deok Man pura2 tidak mengerti bahasa itu. Bo jong berkata ia akan membantu Deok Man.

Bo Jong menemui Jang Dae dan berbicara dalam bahasa mandarin. Bo Jong berkata Deok Man ingin bertanya mengenai bumbu kari. Deok Man pura2 tidak mengerti mandarin dan bertanya apa campurannya sudah benar. Jang Dae berkata lebih baik jangan pakai biji adas, kedua India Harsha itu juga setuju. Deok Man berusaha untuk mengulur waktu, tapi Bo Jong meminta Deok Man keluar. Deok Man sengaja memecahkan pot sehingga Bo Jong marah dan memintanya membersihkan pot.

Saat membersihkan pot, Jang Dae mengubah bahasanya, ia berbicara dalam bahasa Latin sehingga Bo Jong tidak mengerti apa yang mereka bicarakan. Tapi Deok Man mengerti karena ia biasa berbicara bahasa Latin dengan Cartan. Dari situ Deok Man yakin kalau Bunga Persik Sadaham ada pada Jang Dae.

Mi saeng berkata Jang Dae membawa pesanan Mi shil dan Mi Shil tidak peduli berapapun harganya ia akan membayarnya. Seo Ri berkata Kim Seo Hyun sudah mengetahui tempat pertemuan resmi Mi Shil. Mi Shil berkata agar mereka tidak boleh mengulang kesalahan yang sama.

Deok Man minta Joo Bang mencopet kunci dari jang Dae dan membuat duplikatnya. Deok Man minta Joo Bang mengembalikannya kembali. Joo Bang menabrak Jang dae dan mengembalikan kunci itu. Dae Nam Bo meminta Jang Dae mengikutinya. Bo Jong juga memperhatikan Jang Dae sesuai perintah Seol Won.

Dae Nam Bo membawa Jang Dae menghadap Mi Shil diikuti oleh Bo Jong dan diikuti oleh Ha Jong. Deok Man meminta Joo Bang cepat membuat duplikat kunci dan cepat memeriksa kamar Jang Dae sebelum ia kembali.
Bo Jong dan Hajong saling membuntuti dan mereka berhadapan. Ha Jong tanya apa Bo Jong mengikuti Jang Dae, Bo Jong mengelak. Ha Jong merenggut baju Bo Jong dan berkata beraninya kau menatapku seperti itu.

Mi Shil datang dan berkata betapa saling menyanyanginya mereka sebagai saudara. Deok Man berusaha menyelinap ke kamar Jang Dae. Jang Dae menemui Mi shil. Kedua orang India itu mengikuti mereka. Kedua orang itu memperlihatkan pesanan Mi Shil. Mi Shil tampak senang.

Deok Man masuk ke kamar Jang Dae dan membuka kotak dengan kunci duplikat. Joo Bang berkata kalau Deok Man mendengar ketukan sebanyak 2 kali, ia harus segera keluar.

Mi shil diperlihatkan kotak yang berisi Sadaham. Sementara itu Deok Man membuka kotak dan menemukan paket milik Chil Sook dalam kotak. Pendeta membuka buku Deo Myeong Ryeok dan membaca setiap halaman. Deok Man melihat lebih dekat paket dari Chil Sook. Pendeta sangat senang dengan isi buku tersebut,
Dae Myeong Ryeok adalah kalender dari Dinasti Sung yang merupakan turunan dari kalender Hindu.
Ini adalah alasan mengapa Ratu Seondeok membangun Observatory Cheomseongdae. Observatory tertua di Asia dan merupakan Harta Nasional Korea Selatan no 31.

Pendeta memastikan keakuratan penanggalan dinasti Sung itu. Sementara itu Deok Man menemukan salinan buku Parallel lives miliknya yang diberikan Cartan padanya lengkap dengan tulisan dan catatannya. Deok Man benar2 kaget.
Mi Shil berterima kasih pada Jang Dae. Deok Man melihat identitas So Hwa sebagai dayang istana. Deok Man shock. Joo Bang menunggu Deok Man dan ia sangat lama.

Kim Seo Hyun heran mendengar dari Yu Shin bahwa Hajong dan Bojong keduanya saling menyelidiki apa yang diinginkan ibunya.
Putri bertanya pada Putri Man Myeong latar belakang Mi Shil. Kim Yu Shin mendatangi kamar Deok Man karena Joo Bang dan Go Do berkata Deok Man tidak keluar dari tadi. Deok Man menghilang. Deok Man kembali ke kamar Jang Dae untuk memeriksa paket Chil Sook tapi Paket itu sudah hilang.

Mi shil shock saat menerima paket Chil Sook dari Jang Dae. Ada seorang Musa atau warrior yang memberikan ini. Siapa ? namanya Chil Sook. Mi Saeng heran mendengar
nama Chil Sook disebut.

Mi shil membaca surat Chil sook, Misinya sudah selesai dia berkata So Hwa sudah mati. Sutra yang membungkus bayi Deok Man juga disertakan dan ada identitas So Hwa. Chil Sook tidak akan memohon ampun pada Mi shil. Chil Sook berkata ia tidak akan melayani Mi shil lagi dan akan pensiun. Chil Sook mengharap Mi Shil dalam keadaan sehat. Dimana Chil Sook ? Jang Dae berkata Chil Sook sudah pergi jauh. Mi shil harus menemukan Chil Sook.

Mi shil memerintahkan Bo Jong mencari Chil Sook di seluruh Seorabeol. Deok Man mendengar selintas Seok Bum yang berkata mereka harus menemukan Chil Sook. Deok Man kaget.


Sumber: http://zhenjidinastywarrior.blogspot.com/2011/07/sinopsis-great-queen-seon-deok-episode_6651.html

Sinopsis The Great Queen Of Seon Deok Episode 13



Deok Man melihat Putri dan terkejut, jadi dia benar Putri..
Raja masuk dan melihat Hwa Jung yang tewas di lantai. Mi Shil bertanya apa yang mambawa Raja ke tempat ini. Raja melihat ke arah Putri dan Putri melaporkan bahwa pembunuh Kim Seo Hyun sudah ditangkap oleh Kim Yu Shin, Deok Man tidak bersalah. Raja memandang Deok Man dan Putri meyakinkan Raja.

Cheon Myeong menjelaskan tentang Deok Man pada orang tuanya. Mereka akhirnya tahu kalau Deok Man sudah berjasa menolong Putri. Kalau kau ingin membalas jasanya mengapa kau tidak mengangkatnya menjadi pengawalmu sejak semula? Putri tidak ingin Deok Man hanya menjadi pengawal. Ia ingin melatih Deok Man sampai kuat. Apa ia begitu penting bagimu tanya Raja. Kim Yu Shin dan Deok Man adalah sepasang sayap untukku kata Putri.Raja mengerti dan mengijinkan Putri merekrut Deok Man sebagai sekutunya.Raja memerintahkan untuk merawat Deok Man.

Deok Man mulai sadar dan Kim Yu Shin bertanya apa ia baik2 saja. Deok Man bangun dan bertanya apa Kim Yu Shin melihat biarawati itu, ..Kim Yu Shin membenarkan memang ia adalah Putri. Jadi itu bukan ilusi tanya Deok Man. Putri datang menemui mereka. Deok Man masih menganggap Cheon Myeong sebagai temannya sehingga ia berbicara dengan akrab, Kim Yu Shin mengingatkannya tentang aturan dan hati2 dengan cara bicara Deok Man.

Cheon Myeong mengingatkan Deok Man, saat pertama kita bertemu kau bahkan tidak menganggapku sebagai manusia apalagi seorang Putri. Cheon Myeong juga berkata Kim Yu Shin juga sama saja, tidak mengenalinya sebagai Putri. Tapi itu bukan masalah, mereka berdua telah menyelamatkan nyawanya.

Eul Jae heran saat Raja akan memberikan tugas pada Putri. Eul Jae meragukan kemampuan Putri tapi Raja yakin Cheon Myeong akan melawan Mi shil. Raja berkata ini akan melatih Cheon Myeong dan sejarah terulang kembali.

Cheon Myeong berbicara secara pribadi dengan Deok Man tentang tugas yang akan ia berikan pada Deok Man dan meminta kesetiaan Deok Man. Cheon Myeong ingin mengurangi kekuatan Mi Shil dan mengembalikan kekuasaan pada keluarga Raja. Apa yang terjadi setelah Cheon Myeong berhasil mendapatkannya tanya Deok Man. Cheon Myeong ingin mewujudkan impian kakek buyutnya Raja Jinheung, Cheon Myeong akan mencari tahu apa impian mendiang Raja Jinheung dan meminta Deok Man membantunya.

Mi Shil memperlihatkan rasa kecewanya pada Bo Jong. Mi Shil mengingatkan, jika ia membunuh berarti itu adalah seseorang yang mengganggu dan tidak bernilai. Saat orang itu menjadi berharga, Mi shil harus menariknya menjadi sekutunya. Mi Shil berkata mereka harus tahan dengan kenyataan bahwa mereka tidak memiliki darah Seonggol, sehingga mereka harus memiliki orang yang dapat dipercaya masuk ke pihak mereka.
Seol Won berkata pada Bo Jong bahwa Mi Shil adalah orang dengan takdir dari langit, itulah sebabnya mereka harus setia pada Mi Shil sepenuh hati.

Ha Jong masuk dan berkata bahwa Kim Seo Hyun dan Putri Man Myeong datang mengunjungi Mi Shil. Ha Jong berkata Kim Seo Hyun dan isterinya akan meminta Mi Shil membubuhkan cap kerajaan pada surat keputusan yang menaikkan kasta mereka menjadi Seonggol. Mi shil berkata baiklah dan ia menemui Kim Seo Hyun.

Saat Mi Shil hendak membubuhkan cap, ia memancing mengapa Kim Seo Hyun bersanding dengan Raja Jinpyeong. Mi Shil berkata Raja tidak mempunyai putra mahkota, sehingga semua orang ada di bawahnya. Kim Seo Hyun bertanya apa sebenarnya maksud Mi shil. Mi Shil ingin Kim Seo Hyun membuka topengnya, bukankah semua orang berambisi untuk naik takhta? Apakah ia menikahi Putri Man Myeong dengan alasan cinta semata atau ada maksud lain? Putri Man myeong mengingatkan Mi Shil agar hati2 dalam berbicara. Putri Man Myeong mengingatkan bahwa sekarang statusnya sudah dipulihkan dan Mi Shil hanya penjaga stempel kerajaan. Mi Shil bangun dan menghormat pada mereka. MI Shil menggulung surat keputusan itu tapi putri Man Myeong merampasnya begitu saja, Mi Shil kelihatan tidak senang.

Kim Seo Hyun sedikit khawatir dengan perkataan Mi Shil, tapi isterinya berkata tidak perlu dipikirkan mereka sekarang adalah keluarga Raja.
Mi Shil ingin mengetahui kelemahan Kim Seo Hyun. Seol won Rang memastikan bahwa pasti anaknya, Kim Yu Shin. Mi Shil ingin tahu apakah ada orang disekitar Kim Yu shin yang dapat ditarik kepihak mereka, Mi Shil juga curiga mengenai Deok Man. Seol Won mengatakan Deok Man sepertinya memiliki hubungan spesial dengan Putri Cheon Myeong.

Kim Yu shin mengetahui hubungan Cheon Myeong dengan Deok Man. Cheon Myeong merasa geli karena akibatnya ia juga mendengar semua keluhan Deok Man mengenai Kim Yu Shin. Deok Man minta masalah itu jangan dibicarakan.
Eul Jae masuk dan meminta Putri mengikutinya. Raja meminta Eul Jae menunjukkan sesuatu pada Putri.Eul Jae minta Kim Yu shin dan Deok Man menunggu sebentar.

Eul Jae membawa Cheon Myeong ke sebuah Bi Gu atau ruang bawah tanah di bawah istana Raja. Cheon Myeong baru mengetahui tempat ini. Eul Jae berkata ini tempat penyimpanan rahasia. Eul Jae berkata Raja memberi ijin Putri untuk memasuki ruangan ini kapanpun Putri mau. Putri merasa heran.

Eul Jae memperlihatkan pada Putri wasiat terakhir Raja Jinheung dan kesaksian yang diberikan Mon Noh. Raja Jinheung meminta Raja Jinpyeong menyelidiki sumber kekuatan Mi Shil. Ia yakin Mi Shil telah mencuri sesuatu dan menyimpannya untuk membuatnya berkuasa atas kerajaan dan meminta Moon Noh menyelidikinya.

Putri berkata itu karena Raja Jinheung yang sudah memberikan kekuasaan pada Mi Shil. Eul Jae juga berkata Raja Jinheung selalu keluar untuk berperang dan jarang di ibukota. Sehingga Mi shil dan Hwarang mulai menggalang kekuatan mereka.

Cheon Myeong berkata bahwa saat Raja Jinheung memerintah ada kekeringan. Eul Jae berkata saat itu rakyat tidak pernah menyalahkan langit atas setiap bencana tapi menyalahkan Raja. Raja membuat 8 persembehan dan tidak terjadi apa-apa. Tapi saat Mi shil yang sedang sakit dan demam dibawa ke altar, ia menangis, air mata Mi Shil membuka langit dan hujan mulai turun.

Eul Jae berkata karena insiden itu, rakyat menganggap Mi Shil adalah anugerah dari langit dan Mi Shil mulai berpartisipasi dalam perayaan2. Cheon Myeong berkata bukankah perayaan2 seperti itu adalah bagian dari anggota keluarga kerajaan yang wanita. Eul Jae berkata karena Raja Jinheung sering keluar berperang, sehingga Mi Shil semakin populer.

Sehingga Raja harus berbagi kekuasaan dengan Mi Shil. Putri bertanya apa Moon Noh sudah menemukan rahasianya? Belum. Eul Jae hanya menyeahkan peninggalan Moon Noh, sebuah penanggalan atau almanak.

Kemudian mereka kembali untuk menemui Kim Yu Shin dan Deok Man. Eul Jae berkata Im Jong yang mengambil alih tugas Moon Noh dan meneruskan tradisi berdoa di altar gunung Jung Ah. Eul Jae mengeluarkan buku peninggalan Moon Noh. Deok Man mempelajarinya. Eul Jae berkata Moon Noh sangat hati2 dalam bersembunyi. Dimana? tanya Kim Yu Shin, di Kuil Yeo Ha. Deok Man bertanya mengenai apa maksud bunga persik Sadaham (Mae Hwa), Eul Jae tidak mengetahuinya, mungkin tentang Mi Shil.

Deok Man bertanya apa bunga persik adalah Mi Shil. Eul Jae berkata Sadaham adalah cinta pertama Mi Shil. Kim Yu Shin berkata ini adalah cerita yang baru didengar Deok Man, Cheon Myeong berkata ia juga baru tahu. Eul Jae bercerita Mi Shil dan Sadaham saling mencintai, tapi Sadaham harus berperang, saat Sadaham kembali ia menemukan bahwa Mi Shil harus menikahi Sejong. Setelah itu Sadaham meninggal (mungkin karena merana..) bersama sahabat baiknya Mun Gwan Rang. Sadaham meninggalkan sesuatu untuk Mi Shil yaitu bunga persik. Kim Yu Shin berkata Sadaham dikuburkan di Dong bae, mungkin bunga persik melambangkan Sadaham.Deok Man tidak mengerti mengapa Moon Noh menulis hal ini? Tak seorang pun tahu

Mi Shil senang mendengar bahwa Bunga Persik Sadaham sudah menuju Silla. Seo ri berkata itu akan masuk bersamaan dengan Duta dari Cina dan pedagang asing. Mi Shil berkata, Mi Saeng akan sangat sibuk mulai dari sekarang. Mi Saeng berkata serahkan semuanya padanya.

Mi Shil bertanya kapan akan sampai, Seo Ri berkata sekitar 10 hari lagi. Sudah lama sekali sejak...
Sementara itu, Cheon Myeong heran mengapa Raja membuka semua ini padanya. Itu karena Raja ingin Cheon Myeong menyelesaikan buku yang sudah ditinggalkan Moon Noh. Eul Jae percaya bahwa buku ini akan membuat mereka mengerti sumber kekuatan Mi Shil.

Mi Saeng berkata bahwa duta dari Cina akan sampai sekitar 10 hari lagi bersama para pedagang asing. Apakah mereka membawa pesanan kita tanya Raja. Mi saeng belum mendapat konfirmasi akan hal itu. Negara mana saja yang akan datang ? tanya Raja. Cina, arab, India, dan Thailand.

Raja meminta Menteri Pertahanan untuk diberitahu mengenai kedatangan mereka dan menyiapkan keamanan. Seo Ri memberitahu para Hwarang untuk menyiapkan makanan untuk tamu asing. Seo Ri memberikan bubuk kari untuk bumbu makanan tamu dari India dan berkata hati2 karena sangat mahal.

Cheon Myeong berkata keselamatan duta dari Cina akan menjadi tanggung jawab menteri, tapi keselamatan para pedagang adalah tanggung jawab hwarang dari Il Wyol Seong Do dan Cheon Ryeong in Do. Bo Jong dan Seok Bum mengerti. Al Cheon, Seol Yeol, dan Deok Chung akan menghibur mereka. Im Jong, Hwang Yon dan Phil Tan akan memainkan musik. Dae Nam Bo dan Baek Yul akan membantu Ho Jae untuk yang lainnya.
Cheon Myeong berkata ini kesempatan untuk belajar dari para pedagang asing itu. Seok Bum bertanya mengapa Kim Yu Shin tidak ada, Cheon Myeong berkata ia sedang menugaskan sesuatu pada Kim Yu Shin.

Kim Yu Shin dan Deok Man melakukan perjalanan. Deok Man masih saja ketinggalan di belakang Kim Yu Shin. Berhenti kita istirahat sebentar kata Deok Man. Ini bukan latihan, jadi istirahat saja. Deok Man mencoba memukul Kim Yu Shin tapi dia berbalik dan Deok Man mengalihkan pukulannya. Kim Yu shin berkata Deok Man masih saja lambat.

Mi Shil minta Mi Saeng dan Seo Ri menyiapkan pembayaran untuk pesanan mereka dan meminta mereka berhenti di Kuil Yeo Ham. Mengapa Kuil Yeo Ham? tanya Seo Ri. Mi shil dengar bahwa Pendeta sedang sakit dan Mi shil ingin mendapat informasi yang jelas mengenai hal ini.

Deok Man dan Kim Yu Shin memandang tanah didepannya. Deok Man ingin tahu apa yang membuat Moon Noh begitu hebat karena ia seringsekali mendengar nama Moon Noh.
Bo Jong menemui ayahnya dan heran mengapa Mi Saeng dan Seo Ri pergi diam2. Seol Won berkata ada prosedur tetap setiap kali pedagang datang ke ibukota. Bo Jong bertanya mengenai bunga persik Sadaham. Seol Won mengingatkan anaknya agar hati2 menjaga para pedagang.

Deok Man merasa Kim Yu Shin tersesat. Deok Man bertanya apa Kim Yu Shin dapat membedakan mana Utara Selatan Timur Barat, jika ia tahu mengapa mereka ke arah sini, bisa2 mereka masuk ke wilayah Goguryeo. Saat Kim Yu Shin minum, Deok Man tertarik sesuatu. Mereka melihat Mi Saeng, Seo Ri dan beberapa pengawal ingin bertemu Pendeta. Mereka berkata bahwa Bunga Persik Sadaham sudah memasuki ibukota.

Kim Yu Shin menarik Deok Man dan mereka kembali ke istana. Kita harus memberi tahu Putri mengenai ini. Putri terkejut saat mendengar Bunga persik Sadaham memasuki ibukota.

Mi Shil memandangi sebuah pohon dan Seo Ri berkata Mi Shil takpernah berubah untuknya. Mi shil berkata di pohon inilah ia berjanji bertemu dengan Sadaham. Semua lelaki di sekitar Mi Shil selalu menginginkan sesuatu darinya hanya Sadaham yang selalu memberi pada Mi shil dan tidak pernah meminta balasan.
Mi shil bertanya apa perjalanannya berhasil. SeoRi merasa ada begitu banyak transaksi sehingga akan sedikit sulit.
Mi Shil heran saat Pendeta ingin menemuinya.Mi Saeng membawa Dae Man Bo dan berkata ia adalah kapten Baek Hu Bi Do, putranya.

Mi Shil bertanya skill Dae nam Bo di militer. Dae Nam Bo mengakui belum sehebat Bo Jong. Mi Shil mengijinkan Dae Nam Bo melewati Bo Jong. Mi Shil meminta Dae Nam Bo mengikutinya.
Kim Yu Shin dan Deok Man berusaha mendekati para pedagang untuk menyelidiki Bunga persik Sadaham. Cheon Myeong berkata mungkin akan susah karena semua sudah diatur. Deok Man bertanya apa mereka bisa menyusup di bagian hiburan, apa Kim Yu Shin bisa menari yang langsung disambut dengan gelengan kepala oleh Kim Yu Shin. Putri akan mencari cara. Deok Man sedikit kecewa.

Ha Jong membawa pamannya ke tempat para Gisaeng dan berusaha mengorek informasi apa yang dilakukan pamannya dengan para pedagang itu. Mi Saeng berbisik bahwa ada pedagang bernama Jang Dae yang akan membawakannya viagra kuno. Awalnya Ha Jong percaya tapi ia sadar sudah ditipu oleh Mi Saeng.

Putri mengatakan apa yang diketahuinya pada Raja. Raja memerintahkan Kim Seo Hyun untuk memeriksa kuil itu dan memperhatikan setiap temuan.
Deok Man dan Kim Yu Shin mengantar Kim Seo Hyun ke kuil. Pendeta kaget mengapa mereka datang malam2, Kim Seo Hyun berkata mereka curiga ada mata2 Baekje di sini. Mereka kaget ketika melihat Mi Shil. Kim seo Hyun bertanya apa yang dilakukan Mi shil di sini. Mi Shil berkata ia ingin mencari ketenangan apa itu salah. Kim Seo Hyun memeriksa semua bagian kuil dan tidak menemukan apapun. Kim Seo Hyun minta maaf karena mengganggu Mi Shil dan pergi. Deok Man melihat ke arah Mi Shil.

Kim Yu Shin berkata lain kali pasti akan menemukan sesuatu. Tidak akan ada lain kali karena Mi Shil tahu mereka mencurigai sesuatu jadi tempat ini pasti selesai.
Mi Saeng datang dan Mi Shil menyalahkannya atas kecerobohannya. Mi shil berkata mereka mencari seseorang dan bukan sesuatu. Kim Seo Hyun meminta maaf pada Raja karena tidak menemukan apapun. Deok Man berkata mereka harus mendekati pedagang karena tidak menemukan apapun. Cheon Myeong merasa ini sulit, tapi Deok Man berkeras dan bahkan ingin menyelinap.

Mi Saeng mengetahui bahwa bubuh kari yang dibawa dari pedagang sudah rusak. Ternyata dayang Sam Wyol yang telah merusakkannya.
Deok Man dan Kim Yu Shin pulang, Kim yu Shin memperingatkan jika mereka bertindak gegabah maka mereka akan gagal. Kemudian mereka mendengar tentang insiden Sam Wyol. Joo Bang tidak pernah mendengar mengenai bubuk kari. Deok Man bertanya apaah bubuk kari untuk membuat nasi kari, bagaimana Deok Man tahu tanya Joo Bang. Deok Man menjelaskan itu adalah bumbu masakan dari India yang terdiri dari 10 macam rempah2. Deok Man berkata beberapa rempah2 tidak ada di Silla. Rempah utamanya adalah kunyit tapi ia juga tidak tahu apakah di Silla ada.

Mi saeng marah karena Sam Wyol merusakkan bubuk kari, sekarang ia tidak dapat membuat makanan untuk para pedagang India. Ia ingin menjamu pedagang itu. Deok Man merasa ini adalah kesempatan. Sam Wyol menunjuk Deok Man, ia tahu mengenai bubuk kari. Benarkah? Deok Man membenarkan, kita harus menemukan Ah Chui atau kunyit. Bahkan Mi Saeng tidak tahu apa itu kunyit. Ia minta Deok Man menjelaskan pada Hwarang. Deok Man berkata kunyit memiliki aroma kuat, berwarna kuning, dan berupa umbi. Semua hwarang berusaha mencarinya ada yang memberikan jerami bahkan melon Korea ha..ha

Deok Man masih mencari kunyit kemudian Joo Bang datang memberikan Yul Geum atau kunyit Korea. Deok Man merasakannya dan menemukan rasa yang sama. Mi Saeng heran bagaimana Deok Man mengetahuinya, Deok Man berkata ayahnya adalah pedagang dan sering membawa kunyit. Mi Saeng menyeret Deok Man ke dapur dan berkata ia akan membantu membuat nasi kari. Deok Man merasa ia punya kesempatan mendekati para pedagang. Deok Man minta Joo Bang dan Go Do membantunya.

Cheon Myeong senang Deok Man berhasil menyusup masuk. Duta dari Cina datang ke istana. Mi Saeng menyambut mereka dengan bahasa Mandarin. Mi Saeng memperkenalkan Sejong sebagai tuan rumah. Duta dari Cina itu sangat senang dengan sambutan mereka dan berkata ia membawa banyak pedagang dan berharap mereka dapat bekerja sama.

Duta dari Cina itu duduk dan memasuki istana Raja. Saat memasuki istana, Deok Man yang berada di kerumunan orang mengenali Chil Sook diantara para pedagang. (surprise..surprise..So Hwa sepertinya masih hidup deh..)


Sumber: http://zhenjidinastywarrior.blogspot.com/2011/07/sinopsis-great-queen-seon-deok-episode_5274.html

Sinopsis The Great Queen Of Seon Deok Episode 12



Kim Yong Chu, Bo Jong dan Im Jong menunggu kedatangan prajurit Hwarang di perbatasan Silla. Mereka terperanjat saat melihat Seok Bum dan Al Cheon yang terluka berusaha mendekati mereka. Kim Yong Chu memerintahkan untuk menolong prajurit yang terluka. Im Jong dan Bo Jong mengunjungi Seok Bum dan Al Cheon yang terluka dan memuji kepahlawanan mereka. Al Cheon bertanya apa ada yang kembali setelah mereka, Bo Jong berkata mereka adalah prajurit terakhir yang kembali. Bagaimana dengan Kim Yu Shin dan Yonghwa hyandonya? tanya Im Jong. Seok Bum berkata mereka mengorbankan diri sebagai umpan agar mereka lolos, Al Cheon sangat takut mereka tidak selamat.

Tiba-tiba ada teriakan dari penjaga. Semua keluar dan melihat Kim Yu Shin, Deok Man dan semua pasukan Yonghwa hyangdo kembali ke base dalam kondisi habis-habisan. Mereka terjatuh kelelahan, Kim Yong Chu dan semua prajurit Hwarang berlari ke arah mereka. Al Cheon mengembalikan plakat bendera Yonghwa Hyangdo milik Kim Yu Shin dengan utuh. Kim Yu Shin dengan bertumpu pada benderanya berusaha bangkit tapi pingsan karena kelelahan.

Kim Yu Shin sadar dan melihat ayahnya juga selamat, begitu juga dengan anggota pasukannya. Deok Man berkata Kim Seo Hyeon sebenarnya sudah terkepung tapi tiba2 seseorang datang dan menyelamatkannya. Kim Yu Shin bertanya siapa orang itu, ayahnya juga tidak tahu. Orang itu menolongnya dan membawanya dengan kuda sehingga ia selamat. (Tirza : mungkin Moon Noh) Joo Bang berkata ini pasti kehendak langit dan ada bintang kemujuran bersama mereka. Semuanya setuju dan bersyukur.

Seol Won Rang dan Kim Seo Hyun menghadap Raja. Raja sangat senang dengan keberhasilan dan kepahawanan mereka. Sehingga wilayah Silla menjadi aman dan semakin kuat. Raja menganugerahkan tanah 5000 acre kepada Seol Won Rang dan mengangkat Kim Seo Hyun sebagai Menteri Pertahanan. Kim Seo Hyun berhak mengikuti rapat dewan menteri di istana. Kim Yu Shin diberi tanah di Ahnyeong dan semua anggota Yonghwa dan keluaga mereka diberi hadiah. Semua berterima kasih atas kemurahan Raja.

Di markas Hwa Rang, Putri Cheon Myeong mengadakan perayaan tersendiri. Putri sangat senang dan memuji keberanian para Hwarang sehingga ia menaikkan tingkat Hwarang yang berjasa. Putri menaikkan bendera Bi Cheon Ji Do sehingga mereka sangat bergembira. Sedang untuk Kim Yu Shin dan Yonghwanya, Putri mengangkat Yong hwa menjadi Pung Ru Hwan Geon yaitu cadet Hwarang elite dan menaikkan bendera mereka. Deok Man dan teman2nya bersorak gembira. Bo Jong dan yang lainnya menerima kenaikan mereka.
Pelayan istana Sam Wyol mengumumkan bahwa akan ada perayaan untuk Hwarang dan mengundang Yonghwa untuk menghadiri jamuan makan. (makan-makan..)

Para kapten Hwarang minum bersama. Al Cheon menuangkan arak untuk Kim Yu shin sebagai ucapan selamat. Kim Yu Shin juga berterima kasih padanya, tapi Al cheon berkata ia harus berterimakasih pada pasukan Yonghwa yang berisik itu. Im Jong bersulang untuk mereka. Seok Bum agak canggung tapi dia memuji Yonghwa yang tidak egois dan menjunjung kebenaran. Kim Yu shin tidak akan dikerjain lagi. Al Cheon juga berkata Kim Yu Shin masih agak kasar tapi selama ia tetap jujur, simpel, tulus, dan setia semua kelebihan itu yang membawanya ke tingkat ini.

Seok Bum melihat Al Cheon mulai akrab dengan Kim Yu Shin. Tentu saja kata Al Cheon kami bersaudara. Seok Bum menyinggung ketidaktaatan Yonghwa pada perintah Al Cheon, tapi Al cheon berkata itu karena ia salah pertimbangan. Al Cheon juga berkata kalau bukan karena Yonghwa keras kepala, maka Seok Bum juga belum tentu selamat. Seok Bum berkata ia mengatakan hal ini bukan maksud apa2, ia ingin memuji Kim Yu Shin. Tapi Seok Bum terlalu banyak bicara dan menyinggung Kim Yu shin, sehingga Kim Yu shin berdiri dan berkata ia sampai disini karena perjuangannya, ia juga tidak membiarkan jika ada yang menghina Putri.

Bo Jong membentak Seok Bum dan berkata cukup. Seok Bum tanya apa ia salah. Bo Jong mengulang : Cukup! Kita semua sama yaitu melayani Putri sebagai Kepala Hwarang, lalu Bo Jong mendekati Kim Yu shin dan menuangkan arak untuk bersulang. Putri Cheon Myeong masuk, semua Hwarang berdiri.

Putri bertemu secara pribadi dengan Kim Yu shin. Putri berterima kasih karena Kim Yu shin sudah kembali dengan selamat. Aku tidak dapat melakukan apapun saat mendengar kabar kalian menempuh resiko dalam pertempuran. Aku minta maaf sudah membuatnya menjadi pertaruhan dengan Mi shil. Kim Yu Shin juga minta maaf karena membuat Putri ada dalam posisi terjepit. Putri berkata Kim Yu shin tidak bijaksana, Kim Yu Shin minta maaf. Putri berkata Kim Yu Shin memang sudah tidak bijaksana dan tidak berhati-hati dari dulu. Kim Yu Shin merasa tidak enak.Putri masih memegang batu jade yang ingin ia berikan pada Kim Yu Shin. Dayang Putri bertanya mengapa ia masih menahannya, Putri berkata ia akan memberikan batu jade itu saat Kim Yu shin kembali dengan selamat. Putri tersenyum saat Kim Yu shin berkata Anda benar2 Pemimpin Hwarang.

Seol won Rang tidak percaya dengan apa yang terjadi. Dia berkata pada Mi Shil mereka harus melakukan sesuatu. Tapi Mi Shil diam. Mi shil justru berpendapat biarkan saja dulu. Ini mengingatkannya pada Seol won dulu ketika muda, ia juga menang perang dan merasa kuat, benar2 mirip. Mi Shil memerintahkan untuk mengadakan perjamuan untuk Kim Seo Hyun dan Seol Won Rang.

Ha Jong tidak mengerti pemikiran ibunya. Ha Jong tidak pernah menyukai Seol Won, tapi saat ini dia berpihak pada Seol Won. Ha Jong bertemu ayahnya dan mengeluhkan ini. Sejong tidak dapat melakukan apapun ini adalah perintah Raja. Ha Jong ingin mereka menghilangkan kekuatan Kim Seo Hyun sebelum mereka menguasai istana.

Sejong berkata Mi Shil tidak berencana membunuh Kim Seo Hyun sejak semula. Mi Shil ingin memelihara anjingnya lebih lama. Ha Jong tidak mengerti. Sejong berkata Mi shil ingin berbaik hati dan mendukung Kim seo Hyun dan membuat anjingnya (maksudnya Seol Won Rang) bekerja dan gelisah. Anjing harus diberi makan dengan pas, jika terlalu banyak atau terlalu sedikit, ia tidak akan berfungsi sebagai anjing. Ini adalah pertempuran antara kecerdasan dan kesetiaan. Hajong tidak mengerti dan masih merasa ibunya terlalu rumit, dia bahkan bertanya apa ibunya berniat memelihara anjing. Sejong menyerah dan merasa anaknya benar2 idiot. (bwa..ha..ha, menurutku serial ini kalo ngga ada Hajong ama Mi saeng jadi kurang rame..bener2 badut.)

Seol won Rang benar2 marah karena Mi Shil mendukung Kim seo Hyun dan menyingkirkan dirinya. Bo Jong meyakinkan bahwa ibunya bisa melakukan hal itu. Kim Seo Hyun adalah pengikut Raja dan Putri Cheon Myeong. Seol Won berkata dulu ia adalah pengikut Raja Jinheung dan dia mengubah pikirannya karena mengasihani Mi shil (Seol Won kan dulu seharusnya membunuh Mi Shil, ada surat perintahnya lagi.). Seol Won merasa ia sudah salah menilai KimSeo Hyun. Mi Shil punya kecenderungan untuk berpihak pada orang yang menang perang atau kembali dari perang dengan selamat.

Mi Shil mengadakan perjamuan dan memuji Kim Seo Hyun dan Seol Won, ia berkata ia merasa sangat aman berada diantara para pahlawan. Bo Jong bertemu Hwa Jung, dia berkata perjamuan akan berakhir sekitar tengah malam. Saat ini, Nang Mun akan penuh dengan Nangdo yang mabuk sehingga akan menjadi kamuflase yang bagus untuk melakukan pembunuhan. Sementara itu Joo Bang mencoba menyentuh dayang istana dengan berpura-pura memeriksa denyut nadinya.

Deok Man melihat Kim Yu Shin sedang minum sendiri dan menemuinya. Deok Man berkata Kim Yu Shin sudah menyelamatkan nyawanya dua kali. Kim Yu Shin bertanya apa Deok Man merasa berterima kasih padanya. Deok Man mengiyakannya. Kim Yu Shin meminta kesetiaan Deok Man padanya. Deok Man diam saja. Kau memang keras kepala kata Kim Yu shin. Deok Man berkata ia akan bersumpah setia jika ia bisa mengerti beberapa hal dalam hidupnya, misalnya mengapa Chil Sook dikirim untuk membunuhnya, siapa dia sebenarnya. Kim Yu shin berkata Deok Man akan terseret dalam politik dengan perilaku seperti itu. Deok man tidak mengerti dengan perang. Kim Yu Shin menawarkan arak pada Deok Man. Kim Yu Shin berkata mungkin orang hanya ingin mengikuti seseorang dengan harapan baru seperti yang ia lakukan untuk Putri. Kim Yu Shin minum lagi dan Deok Man menghentikannya dan berkata ia sudah cukup minum.

Mi Saeng membisikkan berita penting pada Mi Shil, Mi Shil kaget dan merasa kesal.

Kim Yu Shin sudah mabuk dan bertanya apa hubungan Deok Man dengan Putri. Deok Man tidak mengenal Putri. Kim Yu Shin keceplosan bicara ia berkata Putrilah yang memintanya untuk merekrut Deok Man masuk ke Yonghwa. Deok Man merasa heran. Kim Yu Shin bergumam pasti karena keberuntungan Deok Man maka mereka dapat kembali dengan selamat. Deok Man ingin bertanya lebih lanjut mengenai Putri tapi Kim yu shin sudah tertidur.

Cheon Myeong dengan baju biarawatinya menyelinap mencari Deok Man. Cheon Myeong melempar Deok Man agar Deok Man melihatnya. Deok Man kaget melihat Cheon Myeong. Ia meyakinkan bahwa Kim Yu Shin sudah tidur, kemudian menarik Cheon Myeong, mengapa Cheon Myeong ke tempat ini. Di sini ada banyak prajurit pria (emangnya Deok Man bukan cewek..he..he). Kim Yu Shin dalam keadaan setengah sadar, melihat Deok Man dengan seorang biarawati.

Seol Won Rang memarahi Bo Jong. Apakah ia sudah kehilangan akal sehatnya. Bagaimana ia dapat merancang sesuatu yang gila dan tidak masuk akal seperti ini. Jika Seol Won ingin membunuh Kim Seo Hyun, ia bisa melakukannya di medan perang. Bo Jong tidak mengerti. Seol Won bertanya dimana pembunuhan akan dilaksanakan. Bo Jong berkata pembunuhnya adalah seseorang yang memiliki dendam pribadi dengan Kim Seo Hyun. Seol Won menarik baju anaknya dan berkata ia harus terbiasa dengan perasaan kalah agar dapat bertahan mendampingi ibunya. Bo Jong berdalih, ia mau membunuh Moon Noh juga demi ibunya.

Mi Shil masuk dan jelas kelihatan sangat marah. Dimana kau merencanakan pembunuhan? Mi Shil berteriak pada Bo Jong : Dimana kau merencanakan rencana berani dan gilamu itu ?

Cheon Myeong berkata ia sangat lega Deok Man bisa pulang dengan selamat. Deok Man bilang ia benar2 hampir mati di perang. Deok Man tiba2 bertanya apa ia adalah Tuan Putri. Cheon Myeong kaget, mengapa? Karena Putri membuat Deok Man menjadi Nang do karena Putri merasa berterima kasih atas bantuan Deok Man. Cheon Myeong berkata itu mungkin saja. Deok Man juga bercerita bahwa Kim Yu Shin ingin ia sumpah setia padanya seperti Kim Yu Shin bersumpah pada Putri. Mengapa kau tidak bersumpah pada Kim Yu Shin? Deok Man merasa ia ke tempat ini untuk mencari jawaban. Deok Man ingin tahu apakah cukup berharga untuk bersumpah pada Kim Yu Shin. Ia ingin tahu siapa dirinya sebelum memutuskan untuk setia pada seseorang.

Hwa Jung sudah bersiap untuk membunuh Kim Seo Hyun. Seol Won dan Bo Jong menyusulnya. Seol Won melihat Hwa Jung siap membidik. Ia meraih busur dan panah Bo Jong dan menembak Hwa Jung. Panah tetap terlepas ke arah Kim Seo Hyun,meleset tapi membuat kuda Kim Seo Hyun melonjak dan Kim Seo Hyun terjatuh. Pengawal Kim Seo Hyun melihat Hwa Jung, mereka langsung mengejarnya. Pengawal Tuan Kim dihadang Seol Won dan Bo Jong yang pura2 khawatir. Seol Won bertanya apa Kim Seo Hyun baik2 saja. Ia memerintah Bo Jong membantu pencarian.

Cheon Myeong pulang dan berkata pada dirinya sendiri ia akan meyakinkan Deok Man untuk setia padanya karena itu cukup berharga. Deok Man juga memikirkan pertanyaan yang sama yang diajukan Kim yu Shin. Ia ingat saat Kim Yu Shin menggendongnya dan membandingkan saat ia menggendong So Hwa. Tiba2 ada teriakan "tangkap dia". Cheon Myeong juga mendengarnya dan ia bersembunyi saat Hwa Jung berusaha melarikan diri. Hwa Jung berlari ke arah Deok Man dan Deok Man heran melihat Hwa Jung. Ada teriakan yang mengatakan pembunuhnya mengenakan seragam Nang do. Hwa Jung dan Deok Man saling melihat diri sendiri dan mereka mengenakan seragam Nang Do. Hwa Jung memberi isyarat pada Bo Jong.

Cheon Myeong kembali ke istananya dan merasa lega karena tak seorangpun memergokinya. Pelayan menyambutnya. Ia benar2 terkejut saat orangtuanya Raja dan Ratu Maya keluar menemuinya. Cheon Myeong berkata ini tidak seperti yang Ayah lihat. Ratu bertanya apa benar Cheon Myeong menemui seorang Nang do. Cheon Myeong melihat pelayannya. Jelas, pelayannya sudah mengatakan segalanya pada Raja. Raja berkata tidak apa jika orang itu Hwarang tapi dia hanya seorang cadet. Putri berkata Deok Man adalah temannya yang pernah berjasa padanya, Raja pernah bertemu dengannya. Raja tetap marah dan menghukum Putri. Raja melarang Putri keluar dari kamarnya.

Kim Yu Shin kaget sekali saat mendengar Deok Man ditangkap karena tuduhan pembunuhan terhadap ayahnya. Kim Yu Shin tidak mempercayainya. Raja juga terkejut ada orang yang berani melakukan percobaan pembunuhan terhadap Kim Seo Hyun. Dia juga lebih terkejut saat mendengar pembunuhnya adalah Yonghwa cadet, anak buah Kim Yu Shin. Mi Shil berkata mereka harus menyelidiki ini karena sepertinya ada mastermind-nya (look who's talking..).Mi Shil juga berkata ada yang melihat seorang wanita dengan jubah biarawati terlihat di tempat kejadian. Mungkin ada pembunuh yang menyamar.

Mi shil meyakinkan dia sedang mencari biarawati itu yang mungkin membantu pembunuh. Raja sudah tahu siapa biarawati itu. Raja dan Ratu mengkonfirmasi Putri bahwa cadet yang ditemuinya adalah dari Yonghwa. Putri membenarkan tapi bagaimana Raja tahu. Raja menceritakan insiden Kim seo Hyun dan berkata Deok Man adalah pembunuhnya. Putri terkejut, ia tahu bukan Deok Man. Ia ingin bersaksi untuk menolong Deok Man.

Ratu melarangnya karena Putri akan diejek oleh semua orang karena bertemu seorang Nang Do. Raja juga berkata tidak ada yang dapat mereka lakukan. Cheon Myeong berkeras, Deok Man dapat menjadi korban salah tangkap. Raja memerintahkan Cheon Myeong dikurung di kamar dan tak seorangpun boleh menemuinya. Raja minta kasim untuk menjaga Cheon Myeong.

Kim Yu Shin menemui Seol Won Rang dan berkata Deok Man bukan orang yang sanggup melakukan perbuatan seperti itu. Ayahmu hampir mati terbunuh kata Seol Won. Kim Yu Shin tetap berkata Deok Man tidak punya alasan melakukan pembunuhan itu.

Deok Man diguyur seember air. Dia ditanya siapa yang mengirimnya, Deok Man tetap tidak merasa melakukannya. Saat ditanya siapa biarawati yang terlihat bersamanya, Deok Man tidak mau mengungkapkan identitas Cheon Myeong. Kaki Deok Man dipukul. Kim Yu Shin masih memohon untuk menemui Deok Man. Seol Won justru balik bertanya apa Kim Yu Shin juga ditipu dan dimanfaatkan oleh Deok Man. Kim Seo Hyun berkata biarkan Kim Yu Shin menemui Deok Man.

Cheon Myeong menyerahkan surat untuk disampaikan pada Kim Yu Shin.Pelayannya masuk diikuti kasim yang melarang surat itu disampaikan pada Kim Yu Shin. Cheon Myeong memohon agar surat itu disampaikan tapi sia-sia.

Kim Yu Shin menemui Deok Man
Kim Yu Shin : Deok Man apa kau sadar?
Deok Man : Kim Yu Shin?
Kim Yu Shin : Kau harus jujur padaku, aku hanya bertanya satu kali, kau..dengan alasan apapun ingin membunuh ayahku.
Deok Man : Tidak
Kim Yu Shin : Apakah kau mata-mata Baekje?
Deok Man : Bukan..

Kim Yu Shin juga bertanya tentang biarawati yang terlihat bersama Deok Man. Deok Man berkata ia temanku, kami bertemu di Manno. Kim Yu Shin menanyakan identitas biarawati itu. Namanya Ji Eun dari kuil Chil Dong Sa.

Yonghwa tidak dapat mempercayai bahwa Deok Man dituduh membunuh Kim Seo Hyun. Joo Bang baru berkata ia juga ada saat Deok Man dituduh membunuh. Kim Yu Shin meledak, mengapa Joo Bang baru bilang..Deok Man terancam nyawanya. Joo Bang takut jika hubungannya dengan dayang istana ketahuan, mereka juga terancam. Joo Bang melihat Hwa Jung dan Deok Man, Hwa Jung tiba2 berkata ini pembunuhnya. Ia juga melihat biarawati yang bertemu Deok Man, mereka seperti teman lama. Apa yang mereka bicarakan, tanya Kim Yu Shin. Mereka berbicara mengenai Putri.

Kim Yu Shin ingat bahwa biarawati itu adalah teman Deok Man saat di benteng Manno dan ingat saat ia melihat Deok Man menyeret Cheon Myeong sebelum ia tertidur dan menyadari betapa bodoh dirinya. Kim Yu Shin ingin bertemu Putri, tapi kasim berkata saat ini Putri tidak boleh bertemu siapapun karena sedang tidak enak badan. 
Joo Bang menemui Kim Yu Shin dan berkata ia bersedia menjadi saksi untuk Deok Man. Kim Yu Shin berkata, Deok Man sudah selesai diperiksa. Sekarang ia menghadap Mi Shil dan Seol Won, jarang ada orang yang dapat keluar hidup2 dari tempat itu.

Bo Jong mendapat kabar, Yonghwa sudah menemukan biarawati yang dicari dan dapat menjadi alibi Deok Man. Seorang biarawati dikawal oleh Go Do dan Hwa Jung bersiap membidiknya, saat ia merasakan desiran dingin belati di lehernya. Kim Yu shin! "Bangun..perlahan.." Biarawati itu membuka mantelnya, ternyata Joo Bang..Apa aku cantik ? tanya Joo Bang.

Kasim meminta Putri makan dan saat ia masuk, ternyata kamar Putri kosong. Ia melihat tali dari kain di jendela. Sepertinya Putri melarikan diri. Semua panik dan mencari, meninggalkan kamar Putri dalam keadaan kosong dan terbuka. Pintu lemari terbuka, Putri bersembunyi di dalam lemari, dengan mudah Putri keluar. (she's really smart ..).

Deok Man diperiksa oleh Seol Won, Deok Man tetap tidak merasa bersalah. Seol Won berkata Deok Man benar2 keras kepala. Kim Yu Shin masuk. Seol Won bertanya ada apa. Melihat sekilas ke arah Deok Man, Kim Yu Shin berkata, mereka telah menyebarkan rumor tentang biarawati itu dan ternyata ada yang memakan umpan mereka. Siapa ? Kim Yu Shin menghadapkan Hwa Jung. Kim Yu Shin juga memberikan bukti anak panah yang sama yang dengan yang ditembakkan ke arah ayahnya. Kim Yu Shin menodongkan pedangnya ke arah Hwa Jung : Siapa yang menyuruhmu?

Hwa Jung melihat ke arah Mi Shil, ia memiliki dendam pribadi dengan Kim Seo Hyun. Dia adalah keturunan Daegaya. Kebenciannya pada Silla yang telah menjajah Daegaya sangat besar. Dia sangat membenci keluarga yang berkuasa seperti Kim Hu Ryeon dan Kim Seo Hyun. Hwa Jung berkata, ia akan pergi. Ia berlari menikamkan dirinya di pedang Kim Yu Shin. Hwa Jung bunuh diri. Mi Shil puas karena sudah selesai dan Kim Yu Shin kaget.

Kemudian Mi Shil berdiri untuk memberi hormat pada Putri Cheon Myeong
Semua memberi jalan untuk Putri. Deok Man melihat Putri dengan pandangannya yang kabur.

Deok Man : Pu..tri..?

Sumber: http://zhenjidinastywarrior.blogspot.com/2011/07/sinopsis-great-queen-seon-deok-episode_5917.html