
Deok Man terperanjat melihat kedatangan Putri Cheon Myeong dan Kim Yu shin yang menyusul dibelakangnya. Yu Shin menunggu dan berjaga diluar memberi kesempatan pada ibu dan putri kembarnya untuk bertemu. Ratu heran bagaimana Putri tahu ia ada di sini. Deok Man berkeras untuk mengetahui kebenarannya. Deok Man berniat untuk menunjukkan belati itu tapi dipotong oleh Cheon Myeong.
Cheon Myeong : "Ini ibu..ibu..Deok Man adalah..seorang wanita.." Ratu bingung
Cheon Myeong : "Seorang wanita..wanita..anak perempuanmu..dia adalah anak perempuanmu, adik kembarku..adik kembarku yang sudah dibuang dan ditinggalkan saat lahir...adik kembarku..adik kembarku..."
Ratu dan Deok Man shock. Deok Man merasa Cheon Myeong marah karena ia tidak mengikuti perintahnya dan menipunya. Ratu mengkonfirmasi kebenaran informasi bahwa Deok Man adalah wanita dan adik Cheon Myeong. Putri mengangguk dan membenarkan. Cheon Myeong berkata bahwa belati Raja Jinheung dan orang yang menyampaikan petisi, orang yang tumbuh dan berpikir bahwa dayang istana So Hwa adalah ibu kandungnya adalah benar Deok Man. Sekarang Deok Man yang terpana..
Ratu Maya langsung menggenggam tangan Deok Man dengan penuh kerinduan. Deok Man sekarang berada dalam tahap penyangkalan. Deok Man berkata akan berangkat ke kuil Jung Ahn dan pergi meninggalkan mereka. Ratu memanggilnya dan bertanya apa namanya Deok Man ia ingat ia belum memberi nama pada Deok Man sebelum Deok Man diambil dari tangannya. Deok Man merasa Ratu salah orang lalu melarikan diri. Deok Man bertemu Yu shin yang berdiri di luar tapi ia lari melewati Yu Shin.
Ratu berteriak memanggilnya dengan putus asa. Yu Shin mengejar Deok Man. Deok Man masih menyangkal semua yang terjadi. Deok Man merasa ini semua hanya taktik Cheon Myeong karena Cheon Myeong tahu tujuannya ke Gyerim untuk mencari Moon Noh dan mengapa ia tetap menyamar menjadi lelaki dan menjadi Nang Do. Cheon Myeong pasti mempermainkannya. Kim Yu Shin minta maaf kepada Deok Man. Deok Man heran. Yu Shin mengerti perasaan Deok Man tapi ia tidak dapat menolongnya. Yu Shin berkata semua memang tampak seperti omong kosong tapi Deok Man memang benar adik kembar Putri Cheon Myeong. Deok Man hanya dapat duduk dan mulai mencerna semuanya.
Sementara itu, Ratu bertanya bagaimana Putri bisa tahu tentang kebenarannya. Putri bercerita mengenai pertemuan pertama mereka dan tanda lahir Deok Man yang persis sama dengannya. Ratu memohon pada Cheon Myeong untuk membawa Deok Man padanya sekarang. Tapi Cheon Myeong merasa agar mereka memberikan waktu pada Deok Man untuk menerima semua kenyataan ini dan meminta ibunya agar bersabar. Cheon Myeong akan menemui Deok Man dan berbicara dengannya. Ratu menangis dipangkuan Putri (Tirza: love and honour your mother guys...they're all the same..love their children so much).
Cheon Myeong menjumpai Deok Man, Kim Yu Shin berdiri menjaga Deok Man. Deok Man berjongkok dipinggir sungai. Cheon Myeong berkata selama hidupnya ia tidak pernah berjongkok seperti itu karena ia diajar bahwa seorang Putri tidak seperti itu dan Deok Man juga tidak seharusnya melakukan itu.
Deok Man bertanya mengapa orang tuanya membuangnya dan mengapa Mi shil menyuruh orang membunuhnya. Cheon Myeong akhirnya berjongkok disamping Deok Man dan mengatakan mengenairamalan kuno yang merepotkan itu. Mi Shil ingin mengekspos hal ini dan menyingkirkan ibu mereka dan mengangkat dirinya sebagai Ratu.
Deok Man bertanya mengapa ayahnya ingin membunuhnya saat dia menyampaikan petisi. Cheon Myeong meyakinkan Deok Man itu bukan perintah Raja. Deok Man berkata ia akan pergi ke Roma saja mencari Cartan dan ia pergi. Deok Man kembali ke markas Yonghwa dan mulai mengemasi barangnya. Yu Shin masuk dan berusaha mencegahnya. Deok Man minta Kim Yu Shin melepaskannya dan ia berteriak. Deok Man membangunkan semua temannya. Kim Yu Shin meminta semua mengosongkan barak dan keluar. Deok Man : "Aku yang akan pergi!" Yu Shin berteriak agar semua keluar. Deok Man akhirnya meratap dan berkata bahwa perjalanannya yang berat selama ini sia-sia saja. Ia hanya kembali untuk menghadapi kenyataan bahwa seharusnya ia tidak kembali. Ia malu dan merasa terhina. Deok Man pergi tapi Yu shin menahannya dan bahkan memeluknya (Tirza : Wow..)
Yu Shin : "Jangan pergi! Jika kau tetap ingin pergi maka aku akan mengurungmu."
Yu Shin membawa Deok Man ke gunung Yeoham untuk menenangkan pikirannya. Yu Shin tidak tahu cara Deok Man menenangkan pikirannya tapi ia minta Deok Man tinggal saja di sini untuk sementara. (Tirza : Aku yakin Deok Man ngga akan pukulin batu utk menenangkan diri). Yu shin meninggalkan Deok Man. Yu shin dapat mendengar Deok Man menangis.
Paginya, Raja Jinpyeong bertanya kemana Ratu semalam. Ratu berkata bukan apa-apa, hanya masalah keluarga dan Ratu ingin menjenguk ayahnya. Saat itu Cheon Myeong juga hadir. Raja meninggalkan ruangan. Cheon Myeong bertanya mengapa ibunya tidak menceritakan pada ayahnya. Ada perbedaan diantara ayah dan ibu juga antara orangtua dan penguasa. Saat ia melahirkan Cheon Myeong dan Deok Man, belum juga ia bisa mengatur napasnya, Raja sebagai penguasa sudah mengambil keputusan. Ratu juga menceritakan mengenai So Hwa pada Cheon Myeong. Putri lega mengetahui So Hwa ada di tangan mereka sekarang.
Ratu Maya mencemaskan Deok Man. Cheon Myeong berkata ia sudah memerintahkan Deok Man bersembunyi di tempat yang aman. Ratu meminta Cheon Myeong merahasiakan keberadaan So Hwa terutama pada Deok Man. Kim Yong Chu dan Eul jae memandangi So Hwa dan yakin So Hwa bukan orang yang menyelinap di Daehwaljeon. Seok Bum mendapat informasi mengenai tempat tinta yang dicuri dan ditukar dengan Yol Nul Jae (obat kuat), pedagang itu berkata mereka kelompok ke-2 yang bertanya.
Seol Won Rang heran mengapa Eul Jae menghentikan pencarian dan tidak meneruskan mencari pencuri. Bo Jong berkata mereka menghentikan pencarian karena dipanggil oleh Baginda. Seok Bum membawa pedagang yang menjual Yol Nul Jae untuk mengenali Nang Do. Seol Won Rang menyuruh Seok Bum membawanya ke markas Nang Do.
Di markas Nang do, Al Cheon sedang melatih Nang do-nya. Seok Bum mengalihkan perhatian dengan menantang Al Cheon berduel melawan Cheon ryeon In Do-nya. Pedagang itu mendapat kesempatan mengamati para Nang Do. Tapi nihil. Kemudian ke tempat Im Jong, juga nihil. Seok Bum membawa pedagang itu ke Yonghwa hyangdo. Kebetulan dayang Putri Cheon Myeong datang dan mencari Kim Yu Shin dan Deok Man. Tapi mereka berdua tidak di tempat, jadi ia minta salah satu dari mereka ikut bersamanya untuk menjelaskan pada Putri. Joo Bang pergi karena ingin berkenalan dengan dayang Putri. Kemudian Seok Bum dan pedagang itu datang.
Cheon Myeong menunggu dan mendapat laporan dari Joo Bang dan Go Do bahwa Kim Yu Shin dan Deok Man bertengkar semalam dan pergi ke gunung Yeoham. Seok Bum meninggalkan Yonghwa. Salah seorang Nang Do mengenali Cheon Myeong di pintu masuk. Seok Bum heran apa yang dilakukan Putri disini. Justru pedagang itu mengenali Joo Bang yang sedang berbicara dengan Putri sebagai orang yang membeli Yol Nul Jae.
Deok Man sedang merenung di gunung Yeoham. Kim Yu Shin menjaganya. Cheon Myeong datang dan bertanya tentang keadaan Deok Man. Keaadaannya tidak mudah untuk siapapun kata Yu Shin. Kim Yu Shin bertanya apa mereka harus mengirim Deok Man pergi sekali lagi? Cheon Myeong merasa sebaiknya Deok Man pergi ke kuil Jung Ahn dulu sementara ia berpikir. Cheon Myeong berterimakasih karena Yu Shin tetap ada bersama mereka. Putri merasa tidak mungkin menghadapi semuanya dengan berani kalau Yu Shin tidak ada. Putri minta Yu Shin selalu disisinya. Deok Man terus saja memegangi belati Raja Jinheung.
Joo Bang akan BAB, tiba-tiba ia diculik. Joo Bang diculik oleh anak buah Seok Bum. Go Do menyadari Joo Bang hilang jadi ia pergi ke base Al Cheon untuk meminta pertolongan. Al Cheon heran, mengapa mereka lapor padanya, apa yang dilakukan Kim Yu Shin. Mereka berkata Kim Yu Shin tidak ada. Al Cheon masih merasa Joo Bang hanya mempermainkan mereka. Go Do berkeras Joo Bang diculik, karena ia tidak ada semalam. Joo Bang dipukuli habis-habisan, dia memohon agar jangan memukul lagi.
Im Jong tahu bahwa penjual Yol Nul Jae sudah mengidentifikasi Joo Bang sebagai pembelinya. Seok Bum dan Deok Chung yang mengadakan penyelidikan. Im Jong heran, mengapa mereka menyelidiki kasus yang sudah ditutup. Joo Bang memohon apa yang mereka inginkan. Seol Won Rang masuk dan mengancamnya dengan Wyoldo. Seol Won bertanya apa tujuan Joo Bang menyelinap ke Daehwajeaon. Eul Jae heran mengapa kasus itu dibuka kembali. Al Cheon melaporkan bahwa Joo Bang dan Go Do adalah Nang Do yang menyelinap ke Daehwajeon.
Joo Bang akhirnya menjawab, ia menyelinap ke Daehwajeon untuk menyampaikan petisi pada Raja tapi Joo Bang tidak tahu isinya. Eul Jae bertanya dimana lokasi interogasi. Joo Bang benar2 tidak tahu isi petisi itu, dia tidak bohong. Lalu Seol Won bertanya siapa yang menyuruh Joo Bang. Apakah Putri atau Kim Seo Hyeon. Deok Man! kata Joo Bang, ia menyebutkannya begitu saja. Tirza: aku yakin Joo Bang terpaksa, dia takut mati. Seol Won merasa aneh bagaimana seorang Nang Do biasa dapat memintanya melakukan hal itu. Seol Won bertanya siapa yang menyuruh Deok Man, Joo Bang tidak tahu. seol Won memerintah Joo Bang dieksekusi.
Kim Yong Chu, Eul Jae, dan Kim Seo Hyeon datang. Eul Jae berkata jika Seol Won Rang ingin menghukum pencuri di Daehwajeon, ia harus diberitahu karena sebenarnya ini bukan kewenangan Seol Won Rang tapi kewenangannya sebagai Nyae Seong. setelah berdebat, Eul Jae meminta Im Jong dan Al Cheon untuk membawa Joo Bang bersama mereka. Seol Won Rang bertanya pada Kim Seo Hyeon dimana kesetiaannya di Militer atau di tempat lain. Kim Seo Hyeon tidak menjawabnya. Joo Bang juga mendapat pertanyaan yang sama dari Eul Jae. Dia juga memberi jawaban yang sama : Deok Man.
Pihak Mi Shil juga mendiskusikan hal ini. Mi Saeng merasa ada yang memerintah Deok Man. Tapi menurut Mi Shil, itu pasti bukan Putri Cheon Myeong. Jika itu Putri, maka seharusnya Putri Cheon Myeong yang memerintah Joo Bang menaruh petisi. Eul jae juga bukan karena ia yang memimpin penyelidikan. Juga bukan Kim Yu Shin. Mi Shil : Deok Man melakukannya sendiri. Tirza: Mi Shil emang lebih berpengalaman. Mi Shil tidak siap dengan motif Deok Man dan merasa terganggu.
Cheon Myeong menemui Deok Man dan bertanya apa yang ia pikirkan. Deok Man tidak tahu. Deok Man merasa, saat ia sebagai putri dari ibu yang kikuk dia merasa pintar dan luar biasa. Lalu saat ia tahu yang sebenarnya, jujur ia hanya punya air mata. Deok Man akan pulang ke gurun karena disana air mata akan cepat kering. Cheon Myeong menegaskan mereka adalah saudara, mereka dapat melawan Mi Shil bersama sebagai kesatuan. Deok Man : "Bagaimana orang yang seharusnya tidak ada dapat menjadi saudaramu dan membantumu?" Cheon Myeong minta Deok Man percaya padanya.
Cheon Myeong memohon pada Yu Shin untuk menjaga Deok Man karena ia tidak tahan mengirim Deok Man pergi. Karena Deok Man-lah ia dapat berdiri dan melawan Mi Shil. Kim Yu Shin berkata mereka tidak dapat memberikan yang diinginkan Deok Man. Mereka tidak dapat mengembalikan status Deok Man. Yu Shin berkata Deok Man memiliki harga diri dan percaya diri yang tinggi yang membuatnya kuat. Dan Gyerim sudah mengambil itu darinya. Cheon Myeong merasa tidak berdaya dan menangis. Yu Shin ragu2 untuk menenangkannya. Tapi kemudian ia menenangkan Cheon Myeong dengan sentuhan tangannya.
Kemudian Yu Shin menemui Deok Man, Deok Man berkata jika mereka kalah dari Mi Shil, ia mengundang Yu Shin ke gurun Taklamakan. Yu Shin bertanya apa Yonghwa memiliki arti buat Deok Man. Yu Shin menyebut nama Yonghwa nang do satu per satu kemudian apakah Kim Yu Shin memiliki arti untuk Deok Man. Deok Man menjawab semuanya adalah teman termasuk Kim Yu Shin. Kemudian Kim Yu Shin dengan jujur berkata ia tidak pernah ingin Deok Man menjadi Tuan Putri, ia ingin Deok Man tetap tinggal menjadi Nang Do-nya. Dia tidak dapat menolong masa lalu Deok Man tapi ia dapat menolong masa depan Deok Man. Kim Yu Shin berharap ketulusannya membuat Deok Man tinggal.
Raja mendapat laporan bahwa Deok Man adalah orang yang menaruh petisi di Daehwajeon. Raja heran, bagaimana anak itu mengetahui belati Raja Jinheung. Putri hadir. Eul Jae berkata pada Putri bahwa Deok Man adalah orang yang menerobos ke Daehwajeon dan menaruh petisi di atas baki. Cheon Myeong tidak mengetahuinya. Eul Jae berkata, ia harus menemukan Deok Man untuk ditanya. Eul Jae merasa tidak bijaksana menyembunyikan So Hwa di dalam istana. Ratu bertanya lalu kemana sebaiknya So Hwa disembunyikan. Eul Jae mengusulkan So Hwa harus dibawa keluar dari Gyerim. Pendeta Wyol Cheon mengobati mata Chil Sook dan membalut mata Chil Sook. Chil Sook harus tetap diperban selama 7 hari. Chil Sook ingin bertemu Mi Shil karena mencemaskan So Hwa.
Deok Man menemui Cheon Myeong. Deok Man berkata ia akan ke kuil Jung Ahn, Cheon Myeong heran Deok Man memutuskan tetap tinggal di Gyerim.
Im Jong lapor bahwa Deok Man ada di gunung Yeoham dan Kim Yu Shin juga tidak ditemukan. Ini aneh. Cheon Myeong senang Deok Man memutuskan tetap tinggal, tapi ia harus segera pergi karena Raja dan Mi Shil tahu ia yang menaruh petisi. Cheon Myeong minta maaf karena ia tampak seperti mengusir Deok Man. Eul Jae menemui Yu shin dan menanyakan Deok Man. Kim Yu Shin berkata Deok Man latihan. Eul Jae merasa Deok Man terlibat dalam suatu konspirasi besar. Ia minta Kim Yu Shin membawa Deok Man kepadanya segera.
Eul Jae meminta Im Jong dan Al Cheon menahan Deok Man untuknya. Ini demi Silla dan Keluarga Raja. Eul Jae meminta mereka mengikuti Kim Yu Shin dan mereka akan menemukan Deok Man. Al Cheon memperlihatkan keraguannya. Kim Yu Shin memutuskan untuk mengatasi sendiri masalah ini. Deok Man meninggalkan kediaman Putri. Kim Yu shin menarik tangan Deok Man dan lari. Yu shin memiliki kuda dekat kuil dan minta Deok Man mengikutinya.
Al Cheon ragu-ragu karena harus menipu Yu Shin. Im Jong berkata, mereka hanya mengikuti perintah dan tidak menilainya. Im Jong dan Al Cheon melihat Yu Shin mengendarai kuda bersama Deok Man. Im Jong mencoba menghentikan mereka dan Al Cheon memanggil nama Yu Shin, tapi Kim Yu Shin melewati mereka.
Im Jong dan Al Cheon mengejar mereka. Chil Sook keluar dari kuil dan membuka perban matanya. Penglihatannya mulai jelas. Tiba-tiba Kim Yu Shin dan Deok Man melintas. Chil Sook mengenali Deok Man yang ada di punggung kuda.
Sumber: http://zhenjidinastywarrior.blogspot.com/2011/07/sinopsisthe-great-queen-seon-deok.html

Sejak kapan Kim Yu Shin tahu bahwa aku wanita ? Kemudian Deok Man ingat suatu kali saat ia selesai mandi, dia keluar dan kaget melihat Yu Shin. Aku hanya lewat kata Yu Shin, cepat tidur! Lalu Yu Shin berlalu. Saat itu pasti Kim Yu Shin sudah tahu bahwa ia wanita.
Di saat yang sama, Putri juga terperanjat mendapat kabar dari Yu Shin. Joo Bang berkata Yu Shin benar2 melindungi Deok Man. Putri menegaskan sekali lagi dan Kim Yu shin meminta maaf karena menyembunyikan hal ini kepada Putri. Cheon Myeong yakin Deok Man adalah adik kembarnya. Putri berkata tidak seorangpun boleh tahu mengenai hal ini.
Yu shin merasa setelah mereka tahu status Deok Man sebagai Seonggolbagaimana mereka dapat membiarkan Deok Man menjadi Nang Do. Putri bertanya mengapa Yu Shin merahasiakannya, ia dapat saja mengusir Deok Man. Aku tidak ingin berpisah dengan Deok Man (Tirza: ehm..hm..). Cheon Myeong juga merasakan hal yang sama. Jika jenis kelamin Deok Man terungkap maka ia akan menjadi orang yang terkutuk oleh ramalan.
Putri merasa Deok Man sangat malang, setelah dipaksa pergi dari istana ke tempat yang jauh, kemudian kembali ke Silla setelah begitu lama dan mengetahui identitasnya, Deok Man hanya akan menghadapi kenyataan bahwa takdirnya adalah mati.
Deok Man masih memikirkan Kim Yu Shin. Putri memandang Deok Man dari jauh dan merasa sangat sedih. Joo Bang pergi menemui Kim Yu Shin hanya untuk melihat tatapan kosong Yu Shin. Ia merasa melakukan kesalahan dengan bertanya mengenai jenis kelamin Deok Man. Yu Shin bertanya bagaimana Joo Bang tahu dan minta ia merahasiakan hal ini.
Kim Yu Shin dan Deok Man bertemu. Deok Man memberi salam dan Kim Yu Shin melewatinya (Tirza: ok..kamera dipelankan..dan diambil dari beberapa sisi..hihi). Deok Man berbalik dan bertanya mengapa Yu shin tidak mengungkapkan jenis kelaminnya yang sebenarnya jika ia sudah tahu. Kim Yu shin : Lalu? Cheon Myeong mempercayakan kau padaku tanpa melihat jenis kelaminmu, apa aku salah?
Deok Man merasa Kim Yu shin harus mengatakan padanya kalau ia tahu. Yu Shin merasa itu bukan urusannya. Deok Man menariknya dan bertanya mengapa Yu Shin selalu menghindari konfrontasi dengannya. Yu Shin berkata ia bukan menghindar, ia hanya tidak tertarik dengan urusan Deok Man.
Deok Man berkeras, bahkan jika Yu Shin tidak tertarik, ia perlu mendengarnya. Deok Man menceritakan perjalanannya melintasiGurun Taklamakan ke Gyerim dan bertahan dengan semua penderitaan. Yu shin merasa Deok Man bodoh pergi ke sana sini mencari sesuatu yang tidak pasti. Identitasmu dapat kau ciptakan dengan tanganmu sendiri. Deok Man merasa Yu Shin menganggap ringan pembicaraannya. Memang kata Yu shin dan ia pergi. Tapi Kim Yu Shin benar2 bersimpati pada Deok Man.
Eul Jae juga mendengar kisah sebenarnya mengenai kelahiran putri kembar dari Raja Jinpyeong. Eul Jae kaget, bagaimana Raja dapat melakukan hal itu dan merusak rencana Raja Jinheung kakeknya (Tirza : untuk menyatukan 3 negara Silla, Baekje, Goguryeo, maksud Eul jae kalo tahu ada ramalan, Raja kan bisa ganti permaisuri untuk dapat keturunan laki2 dan membunuh salah satu putri). Raja berkata mereka adalah darah dagingnya, dia tidak tega membunuhnya. Eul Jae merasa jika So Hwa muncul, kemungkinan Putri yang satu lagi juga muncul. Jika Mi Shil mengetahuinya bisa gawat.
Kim Yu Shin, Deok Man, Cheon Myeong malam itu merenungkan mengenai identitas Deok Man.
Mi Shil bertemu Mi Saeng, menurutnya Mi Saeng memiliki photographic memori (kaya Joe Sandy), jadi Mi Saeng pasti ingat dengan seorang wanita kalau ia pernah bertemu dengannya. Mi Saeng menyombongkan dirinya, karena ingatannya itulah ia memiliki banyak isteri dan 100 anak. Mi Shil mengajak Mi Saeng menemui Chil Sook. Mi Shil mengalihkan perhatian Chil Sook. Mi Saeng mengamati So Hwa dan ia terkejut.
Mi shil membujuk Chil Sook untuk memindahkan So Hwa ke tempat yang lebih baik, tempat ini tidak cocok untuk So Hwa. Mi Shil berpamitan dan melihat raut muka adiknya yang tampak shock.
Mi Shil bertanya apa Mi Saeng pernah bertemu dengan wanita itu. Mi saeng bergumam itu adalah So Hwa pelayan pribadi Raja Jinpyeong yang membawa lari putri kembar itu. Mi Shil kaget sekali. Ini kali pertama ketakutan terlihat di matanya.
Cheon Myeong merasa Deok Man tidak aman di Seorabeol, Kim Yu Shin setuju. Semakin Deok Man mendekat dengan identitas aslinya semakin bahaya dia. Putri ingin mengatakan hal sebenarnya pada Deok Man, tapi Yu Shin merasa tidak bijak melakukan itu. Mereka sepakat merahasiakan hal itu dari Deok Man untuk sementara. Cheon Myeong akan mengirim Deok Man ke kuil Jung Ahn untuk menunggu perintahnya di sana. Kim Yong Chu sekarang tahu perihal So Hwa dan merencanakan untuk mengambil So Hwa dari tangan Mi Shil. Eul Jae minta Im Jong mengawasi Royal Celestial Shrine dan melaporkan setiap hal yang aneh.
Mi Shil menemui Chil Sook dan berkata ia telah menemukan tempat yang cocok untuk Chil Sook. Mi Shil merasa Chil Sook sudah tidak setia padanya lagi. Deok Man jatuh saat latihan dan Joo Bang berusaha "menolongnya". Kim Yu Shin datang dan bertanya apa ia perlu minta Deok Man mengikatkan kantung pasir lagi. Putri datang menemui Deok Man. Cheon Myeong memerintah Deok Man pergi ke kuil Jung Ahn dan menunggu di sana. Deok Man berkata Cheon Myeong bukan pembohong yang baik. Pasti ada yang disembunyikan.
Pihak Mi Shil juga mulai menyadari keberadaan si Putri kembar. Mi Shil merasa mereka harus memisahkan Chil Sook dan So Hwa. Mi Shil tidak tahan melihat seorang yang dulunya setia dengannya mulai meninggalkannya karena wanita yang lebih rendah statusnya. Mi Shil merasa jika mereka memisahkan So Hwa, mereka akan dapat mengorek keterangan tentang putri kembar yang satunya. Seol Won dan Bo Jong akan mengurus masalah ini.
Seol Won akan bertindak seolah-olah pihak Raja Jinpyeong yang menculik So Hwa. Mi Shil yakin jika So Hwa dan Chil Sook dipisahkan, Chil Sook akan kembali mengabdi padanya.
Chil Sook dan So Hwa meninggalkan kuil. Im Jong terus mengawasi dan melihat Chil Sook dengan kuda sedang So Hwa berada di tandu. Im Jong bersiap. Seol Won Rang memberi penjelasan pada Bo Jong. Bo Jong harus mengalihkan perhatian Chil Sook, tapi ia harus berhati-hati karena walaupun penglihatannya lemah, Chil Sook setara dengan Gukseon Moon Noh.
Eul Jae memerintah Im Jong untuk mengambil kesempatan menculik So Hwa. Saat Bo Jong menyerang Chil Sook, para pembawa tandu pura-pura kalah dan lari. Bo Jong memancing Chil Sook dengan kuda, Chil Sook mengejar kuda dan orang2 Bo Jong melarikan tandu So Hwa. Im jong melihat semuanya. Im Jong menyerang orang2 yang membawa So Hwa. Mereka benar2 lari sekarang. Lucunya ini benar orang2 Raja Jinpyeong yang melarikan So Hwa persis seperti "skenario" Mi Shil.
Im Jong meminta dayang mengganti baju So Hwa dengan seragam Nang Do. Deok Man pulang ke markas dan merasa kelelahan. Yu Shin menawarkan botol berisi air minum. Yu Shin bertanya mengenai perintah Putri. Deok Man berkata ia diminta menunggu ke kuil Jung Ahn. Lalu mengapa kau belum berangkat tanya Yu Shin. Deok Man yakin Kim Yu Shin juga menyembunyikan sesuatu. Kita semua menyembunyikan sesuatu kata Yu Shin. Menurut Yu Shin apa yang telah lalu biar berlalu. Yang paling penting adalah sekarang dan masa depan. Deok Man kesal karena hal tidak penting ini sudah membunuh ibunya. Deok Man minta jika Kim Yu Shin mau mengeluarkannya keluarkan saja dia. Jika tidak, ia tidak akan meninggalkan Seorabeol.
Deok Man terisak saat Im Jong masuk dan membawa So Hwa yang menyamar sebagai Nang Do. So Hwa melihat Deok Man dan mengenalinya. Ia ingin memanggil Deok Man tapi suaranya tidak keluar. Dia mencoba lari mengejar Deok Man tapi anak buah Im Jong menahannya dan menariknya pergi. Deok Man menoleh dan So Hwa sudah pergi.
Chil Sook murka. Pelayan kuil mencoba menenangkanya tapi Chil Sook ingin pintu dibuka karena ia harus mencari So Hwa. Chil Sook marah dan menghancurkan perabot kamar. Mi Shil mencari informasi tentang keberadaan So Hwa.
Mi Shil menemui Chil Sook. Chil Sook berkeras ia harus keluar mencari So Hwa. Seo Ri mencoba menghalangi tapi didorong. Mi Shil menarik pedang Chil Sook dan menaruh belati di leher Chil Sook (hebat juga..), kemudian mengembalikannya dan minta Chil Sook mengalahkannya dan pergi. Chil Sook berlutut dan memohon pada Mi Shil mengijinkannya pergi. Mi Shil bertanya mengenai identitas So Hwa sesungguhnya. Mi Shil tahu dia adalah So Hwa dayang pribadi Raja. Mi Shil mempermainkan pikiran Chil Sook, mungkin saja Raja Jinpyeong ingin membunuh satu2nya saksi kelahiran putri kembar itu.
Mi Shil berkata, So Hwa adalah orang yang paling berbahaya untuk Raja Jinpyeong. Mi Shil berkata, ia perlu melindungi So Hwa karena ia perlu saksi yang melihat kelahiran putri kembar itu. Dengan akting dramatisnya, Mi Shil berkata jika Chil Sook setia padanya Mi Shil akan memberkatinya. Mi Shil kembali pada grupnya dan berkata menurut Chil Sook, putri kembar itu mati karena badai pasir. So Hwa mengalami stress karena kehilangan Deok Man dan ia mengambil So Hwa sebagai gantinya. Mi Shil mendapat laporan mengenai pergerakan Im Jong.
Seol won berkata semua atas perintah Eul Jae. Mi Shil meminta So Hwa segera ditemukan.
Raja Jinpyeong bergegas menemui So Hwa. So Hwa mengalami trauma berat. So Hwa mengenali Raja dan memohon ampun. Raja menenangkannya dan berkata semua salahnya. So Hwa berusaha berbicara tapi suaranya tidak keluar. Eul Jae berkata So Hwa tidak bisa berbicara. (Tirza: gemes euy..coba ya..ada ngga yang berpikir ngasi kertas ama tinta ke So Hwa. Doi kan dayang istana, pasti bisa nulis lah..atau tangannya juga kaku? )
Deok Man memutuskan akan berangkat ke kuil Jung Ahn. Kim Yu Shin meminta Guk San Heun dan Dae Pung untuk menemaninya. Jadi sekarang aku harus dikawal ? Kim Yu Shin minta Deok Man tenang karena dia toh akan ke sana juga. Deok Man berniat menemui Putri untuk berpamitan. Raja berkata pada Ratu Maya kalau So Hwa sudah ditemukan. Ratu ingin bertemu So Hwa. Ratu memanggil nama So Hwa dan bertanya apa So Hwa mengenalinya. Ratu memeluk So Hwa dan meminta maaf. Ia bertanya tentang Putri kembarnya apa masih hidup. So Hwa mengangguk. So Hwa tidak dapat berkata dimana tapi ia memberi tanda kalau putri itu ada di negeri ini. Ratu ingin tahu nama yang diberikan So Hwa pada putrinya tapi So Hwa tidak dapat mengatakan apapun (paper please...).
Deok Man menemui Putri. Ratu Maya keluar dari kamar So Hwa dan terjatuh karena shock. Cheon Myeong berkata ada banyak yang ingin dikatakannya pada Deok Man. Deok Man minta tolong agar Putri menolongnya untuk bertemu Raja. Cheon Myeong menolaknya. Saat Deok Man berkeras, Cheon Myeong menegurnya karena sudah tidak sopan sebagai Nang Do. Cheon Myeong minta Deok Man segera meninggalkan Seorabeol. Ratu Maya datang dan Cheon Myeong berkata pertemuannya telah selesai.
Deok Man melihat Ratu kemudian pergi. Deok Man memberikan sarung belati Raja Jinheung dan berpesan ia akan menunggu di Daehwajeon. Ratu berkata pada Putri bahwa adiknya masih hidup. Putri kaget dan bertanya bagaimana Ratu tahu itu. Ratu juga kaget karena menyadari Putri Cheon Myeong sudah tahu terlebih dulu. Ratu ingin tahu lebih banyak tapi Putri berkata waktunya tidak tepat. Cheon Myeong juga tidak tahu jika mereka menemukan adik kembarnya, apa yang harus dilakukan. Istana penuh dengan orang2 Mi Shil. Cheon Myeon minta ibunya bersabar, ia punya rencana.
Dayang Ratu mengira Deok Man mencoba "menggodanya", ia memberikan sarung belati itu pada dayang Putri CheonMyeong. Ratu keluar saat dayang Cheon Myeong dengan gugup mengembalikan belati ke dayang Ratu. Ratu bertanya ada apa. Dayang Ratu mengeluarkan sarung belati itu. Ratu shock melihatnya.
Deok Man menunggu di depan Daehwajeon. Penjaga berusaha mengusirnya, tapi ia berkeras karena yakin ia pasti akan dipanggil. Dayang Ratu datang dengan berlari dan minta Deok Man menghadap Ratu di istana. Ratu bertemu Deok Man. Ratu bertanya bagaimana Deok Man memiliki sarung belati itu. Ratu berkata bahwa pemilik belati ini dan sarungnya adalah seorang wanita. Deok Man membenarkan. Apa kau tahu siapa pemiliknya? Aku tahu kata Deok Man. Lalu Deok Man pergi.
Guk San Heun dan Dae Pung ditraktir Deok Man di sebuah tempat minum dan mereka mabuk. Deok Man meminta maaf dan bersiap pergi. Ia minta obat dari Joo Bang untuk membuat mereka tidur. Mi Shil mendapat info kalau istana Ratu ditata saat malam. Seol Won merasa So Hwa ada di sana. Mi Shil meminta orang2nya mengawasi istana Ratu.
Kim Yu Shin mendapat laporan dari Nang Do-nya kalau Deok Man menghilang. Deok Man kembali ke Seorabeol. Ratu mempersiapkan kediamannya untuk pertemuan rahasia. Yu Shin mengunjungi Putri Cheon Myeong dan berkata Deok Man meghilang. Cheon Myeong berkata bahwa Ratu telah meninggalkan kediamannya saat jauh malam. Kim Yu Shin merasa apakah Deok Man akan bertemu Ratu Maya. Putri berkata bahwa kediaman Ratu juga disiapkan malam ini.
Yu Shin merasa Deok Man menggunakan strategi Seong Dong Gyeok Si (Tirza : Buat jebakan di timur dan serang di barat, komandan tahu bagaimana menyerang yang membuat musuh tidak tahu dimana harus bertahan. Strategi no 6 dari 36 strategi)
Cheon Myeong tahu ini strategi Deok Man bertemu Ratu Maya dan ia tahu dimana mereka akan bertemu. Cheon Myeong segera pergi ke tempat itu. Itu adalah paviliun tempat ia dan Deok Man dulu sering bertemu. Bo Jong menghentikan tandu Ratu dengan alasan memeriksa mata2 Baekje. Tapi tidak menemukan siapa pun kecuali dayang Ratu. Bo Jong tertipu.
Deok Man mendekati tempat pertemuan dan kaget melihat Ratu Maya datang menemuinya. Dia berpikir dia akan bertemu Raja Jinpyeong. Cheon Myeong dan Kim Yu Shin bergegas mencegah pertemuan itu. Ratu melihat kepada kedua putri kembarnya.
Ratu : "Aku sudah melakukan apa yang kau perintahkan. Aku sudah memecah semua perhatian orang dan datang sendirian. Dimana pemilik belati Soyeobdo itu, dimana gadis itu?"
Deok Man akan mengatakan sesuatu saat ada yang membuatnya terkejut.
Sumber: http://zhenjidinastywarrior.blogspot.com/2011/07/sinopsis-great-queen-seon-deok-episode_1758.html

Cheon Myeong duduk di lantai di Ju Jeon dan merasa panik dengan hasil temuannya. Aku kembar! Cheon Myeong teringat Deok Man juga memiliki tanda lahir yang sama. Dan semua yang sudah dialami Deok Man. Cheon Myeong mengambil kesimpulan bahwa kembarannya adalah Deok Man.
Eul Jae memerintahkan Hwarang untuk melenyapkan orang yang akan muncul di hutan. Deok Man kaget dengan perintah itu tapi terlebih lagi ia pasti kecewa. Deok Man mengikuti perintah untuk mengambil posisi tapi karena banyak pikiran, Deok Man meninggalkan kelompoknya. Tiba2 ada seseorang yang menodongkan pedang dan minta Deok Man menyebut identitasnya. Deok Man lari. Ada teriakan orangnya sudah ditemukan. Eul Jae mendengar beritanya.
Deok Man berusaha melarikan diri, Al Cheon merasa orang itu belum jauh. Deok Man bersuara sehingga Al Cheon mendengarnya, ia minta Deok Man keluar. Deok Man keluar dan menyerang Al Cheon, tentu saja Deok Man bukan lawan Al Cheon dan dengan mudah dikalahkan. Al Cheon membuka topengnya dan kaget saat mengetahui bahwa itu Deok Man. Deok Man minta Al Cheon membalas budinya dengan menolongnya. Al Cheon menghormati janjinya dan minta ia bersembunyi. Al Cheon pura2 kena pukul dan kehilangan orang itu. (this guy is so sweet...haha)
Ratu sangat terkejut ketika Cheon Myeong bertanya tentang kemungkinan bahwa ia kembar. Cheon Myeong memohon pada ibunya. Ratu Maya menyangkal. Putri menyinggung tentang frase yang ia temukan di buku. Putri juga mengatakan tentang bisikan Mi Shil saat ia berusia 10 th saat ia kehilangan adik laki-lakinya. Ratu meyakinkan Putri itu bukan salah Cheon Myeong ialah yang bersalah. Deok Man membasuh wajahnya di mata air untuk menenangkan pikirannya. Deok Man bertanya apa yang harus ia lakukan sekarang.
Cheon Myeong bertanya apa yang terjadi dengan saudara kembarnya. Ratu berkata bayi itu mati setelah dilahirkan. Kelahiran anak kembar tidak boleh diungkapkan sehingga kematian dan penguburannya juga dirahasiakan. Cheon Myeong mengerti dan ia bertanya apa kembarannya itu lebih muda darinya. Ratu berkata ia lahir beberapa saat setelah Cheon Myeong, ia punya tanda lahir di belakang telinganya. Apa ia laki atau perempuan ? Ratu berkata dia seperti Cheon Myeong..dia cantik dan ya dia perempuan. Cheon Myeong bingung, setahunya Deok Man itu anak lelaki, apa ibunya jujur atau Deok Man yang menyembunyikan jenis kelaminnya.
Mi shil mengunjungi Cheon Myeong. Mi Shil meminta maaf karena berkunjung terlalu malam, ia terlalu senang. Mi Shil menghadiahi Cheon Myeong dengan lukisan Raja Jinheung dan harimau. Mi Shil menceritakan tentang kisah Raja Jinheung memburu harimau. Mi Shil ingin Cheon Myeong terinspirasi oleh lukisannya, ia berkata pemimpin yang dipercaya oleh pengikutnya akan memimpin selamanya. Cheon Myeong tahu itu kata2 Raja Jinheung. Mi Shil bertanya apa Cheon Myeong tahu isi hati dan harapan pengikutnya seperti Kim Yu Shin atau Deok Man. Mi Shil tahu mereka istimewa, tapi mereka masih muda dan belum berpengalaman. Cheon Myeong berkata Mi Shil selalu iri dengan apa yang dimilikinya. Putri minta Mi Shil pergi. Mi Shil akhirnya pergi.
Saat mengantar Mi Shil, Cheon Myeong bertanya tentang belati Raja Jinheung. Mi Shil berkata Cheon Myeong belum pernah melihatnya. Belati itu menyelamatkan Cheon Myeong dan Raja Jinheung. Deok Man kembali ke markas Yonghwa dan ingat perintah Eul Jae untuk membunuh orang di hutan itu. Deok Man bingung apa ia dapat mempercayai Raja atau Putri Cheon Myeong. Cheon Myeong merasa Deok Man merahasiakan sesuatu darinya. Dia ingat Deok Man memiliki belati Raja Jinheung. Mengapa Deok Man menyembunyikan sesuatu darinya.
Kim Yu Shin masih berlatih dan ingat perkataan ayahnya. Ia harus mengutamakan rakyat Gaya. Ibunya juga berkata Yu Shin harus dapat dipercaya dan mengendalikan kemarahannya. Yu shin melanjutkan latihannya sebagai terapi untuk mengatasi emosinya.
Deok Man menemui Yu Shin tapi ragu2 untuk mendekat dan pergi. Sementara itu Cheon Myeong juga menemui Yu Shin tapi tidak ingin mengganggunya dan menunggunya. Cheon Myeong mencari air untuk minum sambil menunggu. Deok Man membasuh wajahnya di mata air. Cheon Myeong melihatnya dan Deok Man memberi salam padanya. Putri bertanya apa Deok Man mencari Yu Shin ? Ia bertanya apa mereka masih berteman. Deok Man bersikap resmi dan bertanya apa perintah Cheon Myeong. Mengapa kau menyembunyikan sesuatu dariku? Kalaupun kau menyembunyikan sesuatu, kau tinggal menjelaskannya padaku dan semuanya akan baik2 saja. Jika siapa tahu Deok Man sudah menipunya. Cheon Myeong tetap ingin mendengar jawaban jujur dari Deok Man. Deok Man menjawab ia tidak menipu Cheon Myeong.
Eul Jae berpesan pada Al Cheon misi semalam harus dirahasiakan. Im Jong dan Al Cheon meyakinkan Eul Jae. Saat Im Jong sudah pergi Al Cheon bertanya apa kejahatan orang itu? Eul Jae berkata orang itu akan mengancam dan menghancurkan dasar Silla sebagai negara. Al Cheon terkejut mendengarnya.
Joo Bang ternyata mencuri sesuatu dari Daehwajeon. Go Do merasa tidak enak karena Deok Man sudah mewanti-wanti mereka. Joo Bang ingin menukarnya dengan Yol Nul Jae (viagra kuno dari ramuan tradisional cina). Eul Jae menegur penjaga di Daehwajeon yang lalai. Eul Jae bertanya apa ada yang hilang. Ternyata tempat tinta dari batu jade sudah hilang sejak kejadian itu.
Bo Jong lapor pada ibunya tentang misi Im Jong dan Al Cheon. Mereka sedang mencari barang yang hilang dari Daehwajeon. Mi Shil berkata orang itu tidak bermaksud mencuri tapi memberikan sesuatu di Daehwajeon. Pencurian itu hanya pengalihan.
Cheon Myeong menunggu Yu Shin. Kim Yu Shin terkejut saat tahu Putri menunggunya begitu lama. Cheon Myeong teringat saat pertama bertemu Yu Shin sampai sekarang Yu Shin tetap murni dan teguh dengan pendiriannya. Apa kau pernah meragukan orang yang kau percayai? Kim Yu Shin berkata ia tidak akan mempercayai orang yang ia ragukan tapi ia juga tidak meragukan orang yang ia percayai.
Setelah itu Yu Shin mendapat kunjungan lagi, Al Cheon. Al Cheon menceritakan misi rahasianya semalam yaitu untuk membunuh orang yang menaruh petisi di Daehwajeon. Al Cheon tidak tahu alasannya tapi orang yang seharusnya mereka tangkap bukan lain adalah Deok Man. Kim Yu Shin shock. Kim Yu Shin percaya Deok Man adalah korban dari orang lain. Al Cheon berkata ia sendiri yang memergoki Deok Man tapi ia melepaskannya dan menyerahkan masalah ini pada Yu Shin. Tapi tidak ada lain kali jika Al Cheon memergokinya lagi, tidak ada ampun untuk Deok Man.
Im Jong sudah mendapat informasi mengenai bak tinta jade yang dicuri. Im Jong curiga mereka adalah Nang Do. Kim Yu Shin bertanya apa yang mereka tukarkan. Im Jong merasa malu saat berkata Yol Nul jae. Eul Jae terus mengikuti perkembangan kasus ini.
Seorabeol dikunci. Semua Nang Do dikumpulkan, mereka mencari Yol Nul Jae. Ho Jae berkata semua Nang Do akan dilucuti pakaiannya. Deok Man panik dan Go Do takut karena ia menyembunyikan Yol Nul Jae. Ho Jae memanggil 5 Nang Do untuk membuka pakaiannya didepan Eul Jae dan Kim Yong Chu. Cheon Ryeol In Do mendapat giliran pertama. Deok Man dapat melihat dari bayangan mereka bahwa mereka harus membuka seluruh bajunya. Penjaga memeriksa bagian Yonghwa dan menemukan sesuatu yang mencurigakan.
Raja mendengar insiden di Daehwajeon dan marah karena Eul Jae tidak melaporkan langsung padanya. Raja tidak sabar dan akan menemui Eul Jae di Daehwaljeon. Deok Man semakin khawatir saat gilirannya hampir tiba. Saat Deok Man dipanggil dia ragu2 maju dan Ho Jae berteriak memanggil mereka. Im Jong minta semua membuka atasannya. Semua membuka bajunya tapi Deok Man tidak. Im Jong bertanya apa yang Deok Man tunggu. Eul Jae melihat Deok Man, ia masih meragukan identitas Deok Man. Kim Yong Chu menegaskan Deok Man harus membuka bajunya. Di saat kritis, Kasim datang dan mengumumkan kedatangan Raja Jinpyeong di Daehwajeon dan Eul jae harus segera kesana menemui Raja. (Saved by the Daddy..).
Di koridor Raja bertemu So Hwa. So Hwa mendekat dan memanggil Raja. Raja mengenali So Hwa. Penjaga mencegah So hwa mendekat dan mereka mengeluarkan pedangnya mencegah So Hwa. Seo Ri datang dan meminta maaf karena So Hwa adalah pelayan yang terganggu mentalnya. Seo Ri membawa So Hwa pergi dan meyakinkan Raja bahwa insiden ini tidak akan terjadi lagi. Raja mengikuti kepergian So Hwa dengan matanya dan Eul Jae tiba. Eul Jae mengenali So Hwa dan kaget dengan kehadirannya. Ia tahu So hwa dulu adalah pelayan Raja.
Ratu menceritakan insiden Daehwajeon pada Putri. Ratu bertanya apa Cheon Myeong punya informasi tentang belati itu. Cheon Myeong merahasiakan kecurigaannya pada Deok Man kepada ibunya. Eul Jae berkata pada Raja, bukankah itu So Hwa. Apa yang sebenarnya terjadi. Eul Jae memohon Raja tidak menyembunyikan sesuatu padanya. Raja harus percaya pada Eul Jae. Eul Jae ingin tahu mengapa So Hwa masih hidup. Raja panik melihat So Hwa bersama Seo Ri, ia merasa Mi Shil menahan So Hwa. Ia harus menyelamatkannya.
Eul Jae minta Raja tenang. Eul Jae merasa ini pasti perbuatan Mi Shil lagi. Kim Yong Chu lapor bahwa So Hwa dibawa ke dalam Royal Celestial Shrine dan bertanya mengenai para nangdo. Eul Jae berkata tidak ada yang dapat dilakukan dengan mereka. Bubarkan saja.
Mi Shil terkejut mendengar So Hwa bertemu Raja. Seo ri merasa untuk seorang yang terkena delusi seperti So Hwa sangat mengherankan melihatnya seperti tahu kemana ia pergi. Seo Ri juga ingat reaksi Raja saat melihat So Hwa sangat aneh. Chil Sook berkata pada So Hwa sangat bahaya pergi sendirian.
Mi Shil menemui Chil Sook dan Seo Ri berkata So Hwa bahkan pergi ke Daehwajeon. Chil Sook mengatakan bahwa nama So Hwa adalah Jung Yi. Mi Shil berkata So Hwa perlu waktu dan bukan obat jadi Chil Sook tidak perlu khawatir.
Mi Shil merasa Chil Sook berbohong padanya. Deok Man merasa lega tapi Joo Bang kesal karena Go Do sudah memakan habis Yol Nul Jae-nya. Deok Man duduk di lantai karena lututnya lemas dan marah pada Joo Bang karena membuat mereka semua mengalami ini. Joo Bang bertanya pada penjaga apa benar pencurinya tertangkap, mereka tidak tahu. Mereka mengembalikan kotak yang mereka temukan dan berkata mereka tidak mengambil apa2.
Anggota Yonghwa merasa ingin tahu dan membuka kotak itu. Go Do berkata itu milik Deok Man. Isinya catatan menstruasi Deok Man. Dae Pung mengenali kain yang digunakan sebagai pembalut seperti milik adik perempuannya. Mereka heran mengapa kotak ini ada disini. Joo Bang menyadari jenis kelamin Deok Man sebenarnya. Ia ingat Deok Man tidak pernah kencing bersama mereka, saat Joo Bang keseleo kakinya Deok Man menggendongnya dan ia merasakan payudara Deok Man. Lalu keraguan Deok Man untuk buka baju.
Joo Bang merasa ia sangat bodoh padahal ia merasa ahli dalam soal wanita. Joo bang juga merasa aneh karena Deok Man selalu mandi sendirian tidak mau bersama-sama mereka, Deok Man selalu beralasan ia punya luka yang mengerikan dan ia tidak mau orang melihatnya. Joo Bang merasa Kim Yu Shin sudah tahu gender Deok Man. Ia pergi mencari Deok Man.
Cheon Myeong bertemu secara pribadi dengan Yu Shin. Ia menceritakan bagaimana ia dan Deok Man bertemu. Ia tidak pernah menceritakan hal ini pada Yu Shin sebelumnya. Mereka bertemu saat dalam perjalanan ke kuil Yeo Rae untuk bertemu Moon Noh. Cheon Myeong merasa pertemuan itu adalah takdir.
Deok Man sedang berjalan tanpa tujuan saat Joo Bang menemukannya dan minta Deok Man mengikutinya serta memanggilnya anak nakal. Yu Shin bertanya apa maksud Cheon Myeong, Cheon Myeong berkata saat bintang ke-6 Rasi Bintang Pembajak terpecah menjadi 2, sepasang anak kembar perempuan terlahir di keluarga Raja. Saat itu, dua putri lahir. Tapi ada ramalan jika keluarga Raja melahirkan putri kembar maka mereka akan melenyapkan keturunan laki-laki seonggol dari keluarga Raja. sehingga salah satu dari si kembar harus dibawa keluar dari istana bersama belati Raja Jinheung. Kemudian anak yang memiliki belati itu kembali ke istana. Anak itu mencari Moon Noh untuk mengetahui asal usulnya. Anak yang memiliki tanda lahir persis samadenganku. Semua petunjuk mengarah pada Deok Man. Tapi ia ragu, karena yang terlahir adalah perempuan sedang Cheon Myeong yakin Deok Man adalah laki-laki.
Joo Bang memeriksa denyut nadi Deok Man dan Deok Man menarik tangannya. Aku baik2 saja! Joo Bang yakin Deok Man seorang wanita. Deok Man mengatakan Joo Bang omong kosong. Kim Yu Shin tercekat saat mendengar semua paparan Cheon Myeong.
Joo Bang menunggu penjelasan Deok Man. Deok Man diam saja, jadi ini konfirmasi. Joo Bang bertanya bagaimana ia dapat menyembunyikan jenis kelaminnya begitu lama. Deok Man memohon pada Joo Bang tidak mengatakan ini pada Kim Yu Shin, tapi Joo Bang berkata Kim Yu Shin sudah tahu. Apa kau bilang kalau memiliki luka yang mengerikan padanya? Deok Man tidak ingat pernah berkata seperti itu pada Yu Shin.
Joo Bang berkata Kim Yu Shin mengatakan pada anggota Yonghwa tentang luka Deok Man dan meminta mereka tidak mengganggu Deok Man. Deok Man shock dengan kemungkinan Yu Shin mengetahui jenis kelaminnya.
Kim Yu Shin : "Putri Cheon Myeong ?....Deok Man itu... Deok Man itu benar..seorang wanita."
Sumber: http://zhenjidinastywarrior.blogspot.com/2011/07/sinopsis-great-queen-seon-deok-episode_4038.html

Cheon Myeong bertanya siapa So Hwa, dan So Hwa menyadari bahwa gadis itu bukan Deok Man dan melarikan diri. Mi Shil juga meminta Deok Man menyampaikan pada Cheon Myeong untuk pergi, kalau tidak Kim Yu Shin dan bahkan Deok Man akan menerima akibatnya.
Mi Shil juga menyampaikan pesan untuk Kim Yu Shin, semakin ia menolak, semakin banyak pertumpahan darah dari rakyat Gaya. Mi Shil minta Deok Man mengatakan apa jawaban mereka. Deok Man berusaha melepaskan genggaman Mi Shil, tapi Mi Shil terus mencengkeram tangan Deok Man.
Cheon Myeong mengikuti So Hwa, dan pelayan istana menemukan So Hwa dan heran untuk orang yang terganggu ingatannya, So hwa benar2 ahli melarikan diri. Putri ingat laporan Kim Yu Shin bahwa ada jalan rahasia di sebelah timur. Tidak ada pintu di situ tapi Putri merasakan ada angin berhembus dari tembok. Putri mencoba mendorong tembok itu.
Perintah Istana agar rakyat Gaya keluar dari Seorabeol sejauh 200 li ke Samyang ju. Kemudian semua kuil suci Gaya akan dihancurkan dan dibangun Kuil Buddha. Para Kapten Hwarang juga berdebat masalah Gaya karena tanah yang harus dituju oleh rakyat Gaya adalah tanah yang tandus dan tidak cocok untuk pertanian. Al Cheon membela rakyat Gaya. Seok Bum seperti biasa ada di pihak Mi Shil. Raja Jinpyeong kesal karena merasa disudutkan.
Ha Jong senang sekali dengan ketegangan di pihak Kim Seo Hyeon. Mi Saeng berkata ia sudah melakukan yang harus dilakukannya sekarang terserah Se Jong dan Seol Won Rang untuk membereskan sisanya. Mi Shil berkata mereka harus mencoba membujuk Ibu Suri Man Ho untuk memerintahkan pernikahan diantara kedua keluarga. Ha Jong kaget dan mengira ibunya akan mengambil suami lagi. Mi Shil tidak berkata apa pun untuk putranya yang "pintar" ini dan menyarankan apakah putrinya atau putri Ha Jong yang akan dijodohkan dengan keluarga Kim.
Ha Jong protes, setelah apa yang mereka lakukan ..ibunya mengusulkan pernikahan? Mi shil memandang Ha Jong dan berkeras agar Kim Seo Hyeon memilih memihaknya atau melawannya. Kim Seo Hyeon tidak punya hubungan dengan Silla, jika ia bergabung dengan Mi Shil maka Kim Seo Hyeon akan punya kesempatan mendirikan kembali Gaya, Kim Seo Hyeon pasti punya pikiran seperti itu. Ha Jong bertanya apa benar harus mengorbankan putrinya karena putrinya masih anak-anak.
Deok Man menemui Putri dan mengatakan Mi Shil sudah mengetahui semua rencana mereka. Sementara itu, Mi Shil mengunjungi Kim Seo Hyeon dan isterinya. Mi Shil memuji Kim Yu Shin dan meminta Kim Seo Hyeon memberikan Kim Yu shin untuk menjadi anak buah Mi Shil. Mi shil meyakinkan mereka jika mereka setuju, maka Kim Yu Shin akan menjadi Hwarang Pungwolju, kemudian ia menyarankan Kim Yu shin untuk menikah dengan putrinya. Cheon Myeong shock dengan laporan Deok Man.
Putri Man Myeong berkata Mi Shil ingin mengadakan pernikahan untuk bersekutu. Kim Yu Shin berlutut di hadapan orang tuanya dan ia menolak keinginan Mi Shil. Putri Man Myeong menghiburnya. Yu Shin merasa Mi Shil adalah orang yang menyebabkan rakyat Gaya terusir dari Seorabeol, bagaimana mungkin ia dapat mengusulkan pernikahan. Kim seo Hyeon menenangkan Yu Shin, tidak ada yang dapat diselesaikan jika kita emosi, jika mereka langsung menolak dan mengusirnya maka Mi Shil bisa melakukan hal yang lain lagi dengan Bunga Persik Sadahamnya. Lalu apa yang akan terjadi dengan keluarga mereka.
Kim Yu Shin merasa kemarahan adalah hal utama jika menghadapi Mi Shil. Jika tidak, mereka hanya akan menjadi boneka Mi Shil saja. Ayahnya bertanya apa ia mau melepaskan segalanya dan mati. Yu Shin bersedia jika perlu. Maka orang akan percaya jika Mi shil bukan setengah dewa tapi orang yang dapat mendatangkan bencana kepada seluruh bangsa untuk kepentingan pribadinya. Kim Seo hyeon merasa Yu Shin terlalu gegabah. Yu Shin pergi dan mengambil kudanya. Ia menemui Putri Cheon Myeong.
Yu Shin bertanya apa politik sangat penting untuknya, apa mereka perlu merancang strategi dan intrik untuk politik. Yu Shin bertanya pada Cheon Myeong dan Deok Man apa mereka dapat menghadapi ketakutan mereka. Apa mereka benar dapat melawan Mi shil. Kim Yu Shin benar2 marah, ia mengatakan rencana Mi Shil dan semuanya ketakutan. Deok Man dan Cheon Myeong merenung.
Rakyat Gaya diusir keluar dari Seorabeol dengan brutal. Putri, Deok Man dan Kim Yu shin melihat dari jauh. Deok Man berlutut pada Kim Yu Shin dan berkata kalau ia salah dan Yu Shin benar. Ia minta Yu Shin tidak meninggalkannya dan juga Putri Cheon Myeong. Putri mengulurkan tangan sebagai tanda akan bersumpah, Yu Shin meletakkan tangan di atas tangan Putri, kemudian Deok Man meletakkan tangannya diatas tangan Yu Shin. Mereka bersumpah setia. Cheon Myeong berkata mereka bertiga tergabung oleh takdir. Tidak peduli seberat apapun mereka akan melakukannya bersama, tidak peduli di surga, bumi atau neraka, mereka akan bersama.
Yu Shin berlatih pedang. Deok Man sedang merenung ketika Al Cheon datang, ia tanya apa yang dipikirkan Deok Man. Al Cheon mencari Yu Shin untuk ditraktir minum. Deok Man berkata Yu Shin tidak akan terhibur dengan minum. Al Cheon heran mengapa Deok Man selalu harus dibawah radar Kim Yu Shin. Al Cheon menjelaskan dasar2 sebagai Hwarang, mereka harus melayani tuannya seperti surga tapi nangdonya adalah seperti bumi. Jika Hwarang tidak dapat kuat diatas bumi, maka tuannya tidak dapat berdiri di atas fondasi. Al Cheon menasihati Deok Man untuk melakukan yang terbaik dan jangan menimbulkan salah pengertian. Deok Man mengerti. Lalu bertanya apa Al Cheon tidak akan mentraktirnya minum. Al Cheon : Seharusnya kau minta lebih dari itu. (I like him he..he)
Deok Man mengunjungi Mi Shil yang sedang menyelesaikan lukisannya. Mi Shil sedang menyelesaikan lukisan Raja Jinheung dengan harimau. Deok Man shock melihat pria di lukisan itu menggenggam belatinya. Dia mulai panik. (Sering banget panik nih anak..). Mi Shil melihatnya dan bertanya apa jawaban Deok Man. Deok Man juga menolak Mi Shil, tapi ia lebih memperhatikan lukisan Raja Jinheung. Mi shil memutuskan untuk menjelaskan pria di lukisan itu dan semua kisah memburu harimaunya dengan belati kecil itu. Mi Shil menebar ancaman lagi, tapi Deok Man pergi. Mi Shil merasa tidak senang.
Deok Man bingung melihat belati Raja Jinheung yang mirip dengan miliknya. Apa hubungan keluarga Raja dengan dirinya. Wyol Cheon memeriksa mata Chil Sook, dan berkata Chil Sook sangat beruntung. Membran matanya tidak rusak jadi dengan pengobatan yang tepat maka mata Chil Sook akan sembuh. Seo Ri lapor bahwa So Hwa selalu melarikan diri dan tidak mau makan. Wyol Cheon berkata penyakit So Hwa berasal dari hati. Jika ia menemukan apa yang ia cari maka ia akan sembuh. So Hwa menghindari berpandangan dengan Mi Shil.
Deok Man mengunjungi Cheon Myeong dan berkata mereka harus mengumpulkan orang untuk berada di pihak mereka. Cheon Myeong berkata bahwa Royal Celestial Shrine punya jalan rahasia. Deok Man menyinggung tentang belati Raja Jinheung. Cheon Myeong baru mendengarnya. Deok Man melihat di lukisan Mi Shil. Jika itu milik Raja maka harus ada di perbendaharaan istana, Putri berjanji akan mencari tahu.
Ratu heran saat Putri menanyakan belati Raja Jinheung. Ratu bercerita tentang insiden saat ia dan Moon Noh hampir dibunuh Mi Shil. Putri kaget mendengarnya, bagaimana dengan belati itu, apa ada pada Moon Noh. Tidak kata Ratu. Belati itu hilang. Cheon Myeong tidak mengerti, jika belati itu menyelamatkan nyawanya bagaimana dapat hilang begitu saja.
Raja juga kaget saat Putri bertanya mengenai belati. Raja Jinpyeong berkata ia memberikannya pada Moon Noh. Cheon Myeong merasa orangtuanya merahasiakan sesuatu karena jawaban mereka tidak sama. Saat Putri sudah pergi, Eul jae berkata bahwa belati itu terkubur bersama Putri kembar yang lain. Raja teringat kenangan yang menyakitkan dan Eul Jae minta maaf.
Deok Man menunggu Cheon Myeong. Saat Putri datang, ia mengatakan tentang Raja dan Ratu yang mencurigakan. Cheon Myeong menegaskan lagi nama ibu Deok Man adalah So Hwa. Tapi Deok Man berkata bukankah Putri sudah menyelidiki data kerajaan dan tidak menemukan apa-apa. Deok Man pergi dan berkeras akan mencari tahu.
Cheon Myeong memerintahkan dayang kepercayaannya untuk menyelidiki nama So Hwa di buku administrasi kerajaan. Deok Man meminta bantuan Joo Bang dan Go Do untuk meletakkan sesuatu di Daehwajeon (tempat petisi untuk Raja), ia membayar dengan emas pemberian Mi Saeng. Joo Bang dan Go Do bersedia melakukannya. Keesokannya, Eul Jae menegur seorang Hwarang yang memberikan petisi dalam keadaan basah, petisi ini untuk dibaca Raja, jadi harus ekstra hati-hati. Lalu Eul Jae melihat petisi Deok Man dan melihat lukisan belati Raja Jinheung. Ia kaget.
Cheon Myeong mendapat laporan mengenai So Hwa, memang benar So Hwa seorang dayang istana. Bahkan ia dayang pribadi Raja. Cheon Myeong sangat kaget. Apalagi ketika mengetahui So Hwa hilang pada hari ia dilahirkan. Cheon Myeong minta bantuan Kim Yong Chu untuk mencari tahu tentang Chil Sook dan Moon Noh. Kapan mereka hilang dan lenyap tiba2. Kim Yong Chu heran tapi Cheon Myeong menegaskan ini berhubungan dengan Mi Shil.
Eul Jae bertanya siapa yang memberikan petisi ini. Eul Jae mulai menyelidiki petisi Deok Man. Eul Jae membaca bahwa Deok Man memiliki belati Raja Jinheung. Jika Raja Jinpyeong menginginkan belati itu kembali ia harus menemuinya di hutan Song Gyeong pada dini hari. Eul jae teringat Putri bertanya mengenai belati. (Hutan Song Gyeong skr adalah hutan kecil di Taman Nasional Gyeongju).
Raja dan Ratu membicarakan tentang Putri yang tiba2 menanyakan belati. Eul Jae menghadap tapi tidak jadi. Kim Yng Chu melaporkan temuannya. Chil sook dan Moon Noh menghilang tepat pada Cheon Myeong dilahirkan.
Deok Man pergi mengunjungi Yu Shin dan ia tahu bahwa ia ada hubungannya dengan keluarga Raja. Cheon Myeong menggabungkan semua temuannya. Eul Jae memerintah Im Jong untuk mengumpulkan 20 Nang do untuk misi rahasia. Im Jong merekomendasikan Al Cheon dan resimennya. Al Cheon akan berpihak pada Raja Jinpyeong dan meyakinkan bahwa Al Cheon dapat dipercaya. Eul Jae berkata mereka harus menangkap seseorang yang berusaha mengancam Raja dan harus dilakukan dengan rahasia.
Im Jong meminta Al Cheon bersiap untuk misi rahasia. Bo Jong melaporkan pada Mi Shil bahwa Kim Yong Chu mulai mencaritahu mengenai Chil Sook. Mi Shil kaget dan meminta Bo Jong menyelidikinya dengan rahasia.
Cheon Myeong pergi ke Ju Jeon (seperti Perpustakaan Istana). Dia memeriksa mengenai ramalan bintang pembajak yang terjadi saat ia dilahirkan. Kemudian dia menemukan tentang Eochul Ssangsaeng Seonggol Nam Jin yaitu keluarga raja tidak akan memiliki keturunan pria jika melahirkan putri kembar. Cheon Myeong teringat Ratu Maya menyalahkan dirinya sendiri setelah kehilangan putra ke-3nya. Mi Shil yang berkata adiknya mati karena kesalahannya. Teringat tanda lahir Deok Man yang sama dengannya. Chil Sook yang dikirim untuk membunuh Deok Man.
Cheon Myeong mengambil kesimpulan apakah Deok Man ada hubungan dengannya. Al Cheon berkata orang itu seharusnya tiba dini hari sekitar pukul 1-3 pagi. Deok Man bergabung dalam resimen Al Cheon.
Sumber: http://zhenjidinastywarrior.blogspot.com/2011/07/sinopsis-great-queen-seon-deok-episode_2289.html

Deok Man menghunus belatinya dan bersiap menusuk Chil Sook, saat Chil Sook dengan sopan bertanya padanya apa Deok Man baik2 saja. Deok Man kaget karena Chil Sook tidak mengenalinya. Kemudian dayang berteriak bahwa So Hwa sudah ditemukan. Chil Sook mengikuti dayang itu dengan bertumpu pada pedangnya. Deok Man heran mengetahui Chil Sook terganggu matanya.
Seo Ri berkata So Hwa pasti tersesat. So Hwa mengenal benar tempat itu karena dulu ia dan Raja Jinpyeong sering bermain disitu. Deok Man mengikuti Chil Sook. Chil Sook menanyakan So Hwa dan lega saat So Hwa ditemukan. Dayang istana melihat Deok Man dan bertanya apa yang ia lakukan di tempat ini karena ini tempat khusus wanita. Deok Man berkata ia mencurigai sesuatu dan sebagai Nang Do ia harus memeriksa. Deok Man tetap diminta untuk pergi.
Deok Man membuka ranselnya dan berkata bahwa benar Chil Sook masih hidup. Deok Man bertanya-tanya siapa dirinya. Deok Man menemui Cheon Myeong dan Putri bersandiwara dengan berlaku dingin pada Deok Man. Deok Man minta waktu bertemu. Deok Man lapor pada Cheon Myeong bahwa Chil Sook sudah kembali ke Seorabeol. Cheon Myeong kaget. Deok Man berkata bahwa tugas Chil sook adalah untuk menangkapnya. Deok Man tidak tahu alasannya itulah yang akan ia cari, itulah alasan mengapa ia pergi ke Silla untuk menemukan alasan dan identitasnya yang sebenarnya.
Deok Man memperlihatkan lukisan So Hwa pada Cheon Myeong dan berkata So Hwa adalah ibunya. Deok Man ingin Mi Shil mengaku padanya mengapa ia ingin membunuh ibunya dan dirinya.
Deok Man berkata Chil Sook ada di Balairung Wanita. Cheon Myeong heran, balairung wanita hanya untuk wanita dan tidak mungkin pria dapat masuk. Deok Man yakin ada jalan rahasia jadi ia berharap Cheon Myeong masuk dan mencari informasi untuknya. Putri setuju. Cheon Myeong mengembalikan lukisan So Hwa, saat mengemasnya lagi, belati milik Raja Jinheung jatuh. Cheon Myeong memungutnya dan berkata apa ini milik Deok Man dan dia mengagumi keindahan belati itu. Deok Man mengiyakan.
Raja heran mengapa Seo Ri ingin mengadakan upacara Wie Cheon Jae. Seo Ri berkata 5 planet utama berputar dengan aneh. Planet Merkurius mendekati bintang Myo Su jadi sebaiknya mengadakan upacara untuk mencegah bencana. Seo Ri meminta Seju Mi Shil sebagai Cheon Sin Hwang Nyeo (sebutan suci Mi Shil) untuk datang dan memohon pada surga agar Silla dijauhkan dari bencana. Mi Shil berkata ia akan melakukan yang terbaik. Raja bertanya kapan waktunya dan Seo Ri akan bertanya pada bintang. Padahal Pendeta Cheon Wyol yang melakukan semua hitungan matematik dan astronomic untuk melihat saat tepatnya.
Rakyat di ibukota sangat memperhatikan upacara Wie Cheon Jae. Cheon Myeong juga heran dengan usulan Wie Cheon Jae. Ratu Maya merasa aneh mengapa tiba2 hal ini dibicarakan dan upacara harus diadakan. Putri Man Myeong berkata bahwa semasa Raja Jinheung ritual ini dilakukan tiap tahun secara otomatis. Ratu merasa Mi shil menggunakan momen ini untuk meraih sesuatu. Putri Man Myeong berkata bahwa Wie Cheon Jae akan selalu membawa mimpi buruk pada istana saat dilakukan.
Ha Jong bertanya pada Seol Won apa yang diminta Mi Shil kali ini. Karena selama ini apapun yang Mi Shil minta pasti tercapai. (ya iya..Mi Shil kan menguasai penanggalan...kaya orang yang invest saham and udah bakalan tahu harga naik atau turun..jd pasti gain terus..). Seol Won tidak tahu. Sepertinya Seol Won percaya dengan hocus pocus-nya Mi Shil.
Kim Yong Chu juga khawatir Mi Shil akan menggunakan ritual Wie Cheon Jae untuk mendapatkan keinginannya. Mi Shil pernah meminta Jenderal Kim Ryeok Jang untuk mengkhianati sahabatnya dan mengangkat status Se Jong. Kim Seo Hyeon kaget mendengarnya. Eul Jae mengingatkan bahwa Mi Shil tidak pernah salah dalam "pewahyuannya". Kim seo Hyeon bertanya apa benar Mi Shil menerima wahyu dari surga. Eul Jae berkata rakyat Silla percaya itu dan mereka menganggap Mi Shil adalah titisan dewa.
Mi Saeng dan Seo Ri menemui pendeta Wyol Cheon dan menanyakan tanggal mengadakan upacara. Wyol Cheon memberikan tanggalnya dan berkata ada perbedaan waktu sekitar 28 jam tapi tidak lebih dari itu. Mi Saeng senang mendengarnya. Pendeta mengundurkan diri. Mi Saeng juga berkata bahwa untuk Wie Cheon Jae, ia sudah mempersiapkan pertunjukkan. Seo Ri tidak begitu yakin. Mi saeng menunjukkan pada Seo Ri hasil penemuannya. Mi Saeng menuangkan air pada kedelai dan kedelai itu mulai memuai. Seo Ri memujinya dan berkata Mi Saeng biarpun tidak memiliki skill kemiliteran, ia sangat pintar. Mi Saeng itu seorang ilmuwan, insinyur, penemu, pelukis, dan pemusik..(wow..pantes..isterinya banyak..).
Mi Saeng memberikan tanggal pada Mi Shil. Mereka akan mengadakan upacara 4 hari dari sekarang. Dae Nam Bo datang dan berkata Deok Man di sini. Mi Shil menemui Deok Man. Deok Man memperhatikan sketsa dari batubara di atas kuda-kuda. Mi shil masuk dan membuka buku Parallel Lives dan meminta Deok Man membacakannya.
Sepertinya bab yang dibaca Deok Man adalah bab dari Agis (Raja Sparta). Untuk lebih jelasnya bisa dibaca disini and disini. Ini bukan kuliah sejarah Yunani...back to the recaps, Mi Shil terganggu dengan karakter Leonidas seorang tiran. Mi shil bertanya pada Deok Man bagaimana orang2 menganggapnya sebagai tiran. Deok Man tahu banyak orang takut pada Mi Shil. Apa mereka benar takut kepadaku? Deok Man berkata orang2 menganggap Mi Shil menakutkan.
Deok Man berkata Mi Shil memiliki kemampuan spesial membuat orang setia padanya. Deok Man mencoba memancing dengan menanyakan tentang tugas yang diberikan Mi Shil pada Chil Sook, sehingga Chil Sook rela mati demi dirinya. Mi Shil berkata ia memberikan tugas karena ia takut pada takdir dari langit.
Deok Man tidak siap mendengar ini. Mi shil bergumam, ia pernah merasa takut saat susunan Rasi Bintang Pembajak/Bintang Utara menjadi 8. Deok Man mencoba memancing Mi Shil lagi saat Mi Shil berhenti dan bertanya apa Deok Man melihatnya menjadi jahat? Mi Shil bertanya apa rakyat sekarang menderita atau Silla ada dalam kekacauan. Deok Man : Rakyat hidup dalam kesulitan sehari-hari. Mi Shil berkata rakyat hidup dalam kesulitan sebelum 1000 tahun yll, sekarang atau bahkan 1000 tahun kemudian. Manusia ditakdirkan hidup seperti itu.
Deok Man berkata jika Raja memerintah rakyat dengan benar dan adil dengan pengertian dan kemurahan bukankah rakyat akan lebih baik. Mi shil berkata jika Raja benar seperti itu, rakyat akan meminta bulan dan langit dan permintaan yang tidak ada habisnya. Ini tidak akan berhasil. Sebaik apapun Raja, dia tidak akan sanggup memuaskan kebutuhan rakyatnya karena rakyat akan semakin serakah dan meminta lebih. Rakyat tanpa pengetahuan akan meributkan hal itu dan mudah untuk mengeluhkannya. Deok Man bertanya apa Mi Shil memandang hina mereka yang takut padanya. Mengapa aku harus memandang hina mereka..dan Mi Shil tertawa keras.
Apa kau pernah mendengar aku memakan anak kecil di pasar? tanya Mi Shil. Sepertinya kau pernah mendengarnya aku bisa melihatnya dari ekspresi wajahmu. Mi Shil berkata rumor itu disebarkan oleh dirinya sendiri. (oh..ini kaya rumor yang disebar pemegang modal besar, ia pengen harga stok jatuh jadi ia udah set posisi di short pada harga tinggi, so..saat pasar panik dan melakukan penjualan besar2an ia untung besar..). Deok Man kaget. Mi Shil bertanya apa yang lebih bermanfaat baginya, ditakuti atau tidak. Prinsip Mi Shil adalah memerintah dengan tangan besi dan otokrasi (kepemimpinan tunggal, kalo gak salah)
Deok Man meninggalkan kediaman Mi Shil dan mencerna apa yang dikatakan Mi Shil. Benar juga besi menajamkan besi, manusia menajamkan sesamanya. Mi shil tidak tahu, dengan bertemu Deok Man setiap hari, ia seperti menjadi mentor untuk Deok Man sang calon Ratu.
Ho Hae mengumumkan dalam 3 hari akan diadakan ritual suci, karena itu mereka harus berlatih keras, mengenakan jubah khusus, menghindari anggur dan sex, dari petang sampai pagi dan berpuasa.
Cheon Myeong mengumumkan ia akan ikut berpartisipasi dalam ritual Wie Cheon Jae. Mi Shil mengiyakannya yang membuat Cheon Myeong heran. Mi shil meminta Bo Jong dan Kim Yu shin bertugas sebagai Jae Rang (pengawas dan penanggungjawab ritual). Seok Bum cemburu karena ia tidak dipilih. Menurutnya, Kim Yu Shin belum lama masuk ke Seorabeol dan dia sudah mendapat tugas besar.
Al Cheon berkata pada Yu Shin agar tidak terlalu memikirkannya. (ada yang bilang So Ji Sub dan So Yoo Jin itu adalah keturunan Al Cheon! Katanya So Ji Sub keturunan ke-47 Al Cheon..merinding gua..bener ngga ya..pantesan mereka cakep..he..he Oya, yg jadi Al Cheon itu Lee seung Ho). Al Cheon berkata sebagai Jae Rang maka Kim Yu Shin harus konsentrasi karena ia harus duduk seharian tanpa makan, jadi sangat mudah untuk tertidur, maka Yu Shin harus waspada.
Mi Shil mengundang Kim Yu Shin. Mi Shil berkata dalam ritual ini, ia selalu mendapat wahyu dari surga. Ia membujuk Kim Yu Shin untuk bergabung di pihaknya. Kim Yu shin merasa berterima kasih tapi hanya ada satu cara membuat Kim Yu Shin bergabung dengan Mi shil, yaitu Mi Shil harus membunuhnya. Kim Yu Shin hanya akan bergabung dengan Mi Shil kalau ia mati.
Yu shin membuat Mi shil marah, ia bertanya apa Kim Yu shin tahu jalan apa yang akan ditempuhnya di masa depan. Yu shin berkata ia belum memutuskan jalannya. Yu Shin permisi pergi setelah sebelumnya meminta Mi Shil tidak mengancam ayahnya dan Putri Cheon Myeong. Mi Shil berkata tidak peduli sebesar apapun seseorang, ia memerlukan bantuan dari kuasa yang lebih tinggi atau surga. Mi shil menulis 3 karakter bahasa Cina, Orang (Ren), Kekuatan (Li), dan Mulut (Kou), kombinasi ketiga karakter ini membentuk Ga Ya. Kim Yu Shin tidak peduli dan pergi.
Bo Jong masuk dan tidak akan melepaskan Yu Shin. Mi shil memintanya melepaskan masalah ini. Mi shil dapat melihat Kim Yu Shin akan menjadi orang besar. Dia tahu Yu Shin tidak takut padanya.
Deok Man dan Yu Shin berjalan di selasar dan Yu Shin berkata ia akan bertugas sebagai Jae Rang. Deok Man senang itu berarti Yu Shin memiliki kesempatan menyelidiki tempat itu. Deok Man berkata ada satu tempat di Royal Celestial Shrine yang hanya diketahui oleh Mi shil. Kim Yu shin bertanya mengapa Deok Man meminta bantuan Cheon Myeong dan bukan dirinya.
Ritual dimulai, Putri dan Lady Mi Shil memimpin upacara doa dan persembahan. Bo Jong dan Kim Yu Shin mengikutinya dengan membakar ini, menuang itu, dan membakar itu.
Deok Man datang untuk membacakan buku untuk Mi Shil. Mi shil menyalakan dupa atau wewangian. Mi Shil berkata selama Wie Cheon Jae, wewangian digunakan untuk menyucikan tubuh dan jiwa.
Mi Shil meminta Deok Man membuka bajunya. Deok Man kaget dan Mi Shil tertawa. Mi shil duduk dan melanjutkan lukisannya. Mi Shil meminta Deok Man melanjutkan membaca buku Parallel Live.
Cheon Myeong bertanya pada Yu Shin apa ia menemukan hal yang mencurigakan di Balairung Wanita. Tidak kata Yushin. Kim Yu Shin meyakinkan Putri sebelum ritual Wie Cheon Jae berakhir, ia pasti akan menemukan sesuatu.
Hari kedua ritual, Kim Yu shin dan Bo Jong membantu ritual. Kim Yu Shin melihat sesuatu yang mengarah pada pintu rahasia. Deok Man membacakan bab mengenai Jenderal yang baik yang membentuk pasukan untuk memenuhi panggilan agung. Mi Shil berkata itu bohong. Mi Shil berkata bahwa panggilan agung tidak ada kaitannya dengan kebenaran. Deok Man bertanya menurut Mi Shil panggilan agung itu apa, apakah Surga ada di pihak Mi Shil.
Mi Shil berkata tidak ada kehendak langit atau perintah surga. Jika ada hal seperti itu, tidak akan berhubungan dengan manusia. Menurut Mi Shil biarpun manusia tidak dapat meramal masa depan tapi jika sesuatu terjadi besok, maka itu adalah kehendak Mi Shil dan bukan kehendak langit.
Hari berikutnya, Mi Shil berkata ia mendapat wahyu dari surga. Cheon Myeong heran. Mi Shil berkata di Sumur Najeong di Dong Shi ada tanda dari langit. Rakyat menunggu dan melihat pertunjukan fisika yang sebelumnya diperlihatkan Mi Saeng hanya dalam skala lebih besar. Ada patung Budda muncul dari tanah dengan tulisan Bi Zhu Ren Li Kou (org yang bisa sukses tapi harus dipimpin oleh orang yang seperti Mi Shil lah..), persis yang ditunjukkan pada Yu Shin. Yu Shin shock. Mi Shil melihatnya dengan puas.
Raja menanyakan artinya dan Mi Shil berkata artinya adalah Ga Ya. Kim Seo Hyeon juga heran bagaimana mungkin artinya Ga Ya. Mi Shil menulis gabungan ketiga karakter dan membentuk Ga Ya.
Mi Shil berkata jika rakyat Gaya tidak dipaksa keluar sejauh 100 li dari Seorabeol, maka dalam 3 hari bulan akan kehilangan cahayanya. Gerhana Bulan. Kemudian jika dalam 29 hari Gaya tidak diusir maka akan ada bencana alam yang melanda negri. Mi Shil merasa ia akan mendapat apa yang ia inginkan.
Cheon Ryeong In Do mendatangi Yonghwa dan berkata akan ada gerhana bulan. Deok Man berkata gerhana bulan terjadi dengan serangkaian perhitungan. Tidak mungkin jika seseorang ingin terjadi gerhana, maka itu akan terjadi. Mereka berkata kalau Mi Shil menghendakinya maka pasti akan terjadi.
Kim Yu Shin bertanya apa malam ini akan terjadi gerhana bulan. Deok Man meyakinkan dia itu tidak akan terjadi, karena gerhana bulan dapat diprediksi meskipun rumit tapi mungkin untuk mengetahuinya. Kim Yu Shin melihat Deok Man mulai ragu. Deok Man bertanya bagaimana jika benar terjadi gerhana, Yu Shin berkata maka ia dan rakyat Gaya akan terusir dari Seorabeol.
Deok Man mulai takut dan terus memandang bulan dan meyakinkan dirinya bahwa itu tidak akan terjadi. Kemudian gerhana bulan mulai dan Deok Man ketakutan. Ia teringat kata-kata Mi Shil dan mulai panik. Kim Yu Shin juga mulai ragu apa Mi Shil itu hanya manusia biasa. Cheon myeong juga dilanda kepanikan.
Deok Man mendatangi Mi Shil yang sedang melukis Raja Jinheung dengan harimau. Deok Man berkata terjadi gerhana bulan. Apa yang kau takutkan kata Mi Shil. Yang kutakutkan adalah kehendak manusia dapat menyebabkan gerhana bulan, itu yang kutakutkan. Mi Shil bertanya apa yang penting dari Bunga persik Sadaham, Mi Shil akan mengatakan rahasianya jadi Deok Man dapat melaporkannya pada Cheon Myeong.
Cheon Myeong masuk ke Royal Celestial Shrine dan bertanya pada surga apa benar surga ada di pihak Mi Shil. Kemudian Cheon Myeong mulai gemetaran dan Deok Man juga terserang hal yang sama.
Mi Shil berkata bahwa Bunga Persik Sadaham adalah kalender dan ia sekarang memiliki kalender terakhirnya. (ya kaya Imlek tahun depan jatuh pada bulan dan tanggal berapa gitu lah..). Mi Shil menantang Deok Man untuk melaporkannya pada Cheon Myeong. Tapi apa gunanya itu, jika kalian mengetahuinya tapi tidak dapat menggunakannya. Mi Shil akan memerintah rakyat tapi tidak akan pernah menggantungkan diri pada rakyat untuk dukungan. Mi Shil bertanya apa yang akan Deok Man lakukan sekarang, ia meminta Deok Man memperingatkan Cheon Myeong.
Kedua Putri terserang panik, kemudian So Hwa masuk ke dalam, Cheon Myeong mendengar langkah kaki. So Hwa tahu tempat itu. Mi Shil memegang tangan Deok Man yang gemetaran sementara So Hwa memegang tangan Cheon Myeong. So Hwa bertanya mengapa Cheon Myeong menangis, apa karena ia sedih atau karena takut. So Hwa bertanya ada apa. So Hwa menangis bahagia dan Cheon Myeong shock melihat So Hwa (Cheon Myeong sudah melihat wajah ibu Deok Man dan ia percaya So Hwa sudah meninggal.).
Mi Shil bertanya apa Deok Man ketakutan. Mi Shil memberikan 2 pilihan untuk mengatasi ketakutannya. Pertama adalah lari, kedua adalah marah. Deok Man memilih lari.
Sumber: http://zhenjidinastywarrior.blogspot.com/2011/07/sinopsis-great-queen-seon-deok-episode_1741.html